Diteriaki Sepanjang Pertandingan Zulham Zamrun Sempat Emosi ke Penonton

Kekalahan ini membuat Persib Bandung turun ke peringkat 9 Torabika Soccer Championships (TSC) 2016 dengan koleksi 33 poin.

Diteriaki Sepanjang Pertandingan Zulham  Zamrun Sempat Emosi ke Penonton
TRIBUN JABAR / TARSISIUS SUTOMONAIO
Zulham Zamrun 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Persib Bandung gagal membawa pulang tiga angka dari Tenggarong. Mereka dipaksa menyerah oleh Mitra Kukar dengan skor 2-1 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Minggu (16/10).

Gol Mitra Kukar dicetak pemain Timnas Indonesia, Septian David Maulana menit 16 dan Yogi Rahadian menit 66. Sedangkan Persib hanya mampu membalas satu gol lewat aksi Sergio Van Dijk menit 46.

Pemain Persib Bandung, Zulham Zamrun tampak kesal usai pertandingan. Ia berjalan keluar lapangan dengan wajah merah sembari mengungkapkan kekesalan. Rupanya pemain timnas Garuda itu tak langsung ke ruang ganti, melainkan menuju ke arah tribun penonton.

"Mana sini, biar kudatangi orangnya," ujar Zulham kepada Official.

Zulham rupanya masih kesal dan tak terima dengan perlakuan penonton saat pertandingan. Penonton di tribun VIP memberi seruan 'huu...' tiap kali Zulham membawa bola. Pasalnya penonton tak senang dengan tingkah Zulham yang terlalu aktif memprotes keputusan wasit.

Kekalahan ini membuat Persib Bandung turun ke peringkat 9 Torabika Soccer Championships (TSC) 2016 dengan koleksi 33 poin.

Pelatih Persib Bandung, Djajang Nurjaman mengucapkan selamat kepada Naga Mekes yang berhasil memanfaatkan kesalahan pemain-pemain Persib.

"Selamat untuk Mitra Kukar. Kami tampil tidak bisa meraih target satu poin," kata Djajang usai laga.

Kendati kalah, Djajang merasa Tony Sucipto,dkk bermain lebih baik ketimbang Mitra Kukar. Namun karena kecerobohan pemain Maung Bandung, tuan rumah berhasil mencuri dua gol.

"Kami bisa kebobolan dua gol dari corner. Itu kesalahan pemain kami yang tak bisa mengantisipasi. Sebenarnya permainan cukup berimbang. Sekali lagi selamat untuk Mitra Kukar," ungkapnya.

Sementara itu, Tony Sucipto mengakui timnya melakukan kesalahan yang berakibat fatal. Namun ia menegaskan kesalahan tersebut bukan ulah pemain belakang saja.

"Kalau terjadinya gol ya bukan karena kesalahan pemain belakang saja sih. Itu intinya, karena kita bermain tim," ucap pemain bernomor punggung 6 itu. (*)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved