Berita Tanahbumbu

Pemanjat Dinding Tanbu Puas Mampu Imbangi Atlet Peraih Medali PON

Beberapa kategori yang digelar itu tim Federasi Panjat Tebing (FPTI) Tanahbumb

Penulis: Man Hidayat | Editor: Ernawati
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Atlet panjat dinding Tanahbumbu beraksi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Kejuaraan Panjat Dinding Nasional di Kabupaten Banjar telah usai.

Beberapa kategori yang digelar itu tim Federasi Panjat Tebing (FPTI) Tanahbumbu belum bisa memberikan hasil yang terbaiknya.

Namun mewakili Kalimantan Selatan hanya FPTI Tanahbumbu yang masuk 4 besar di kategori Lead (difficult) yang digelar di Martapura dari 13 hingga 16 Okoteber kemarin.

Pemanjat asal Kabupaten Tanahbumbu, Ismail Ramadhani, mampu berada di posisi ke empat Nasional pada kejuaraan Nasional PLN Wall Climbing Competition.

Ismail kalah dari pemanjat Jawa barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Padahal dari 8 orang yang masuk final, ada 4 orang yang memiliki nilai yang sama.

Namun, karena nilainya sama di final, maka penilaian harus mengambil nilai di babak semifinal dengan poin tertinggi.

Karena kalah poin di semifinal, Ismail Ramadahani pun hanya mampu meraih peringkat ke 4.

"Di final 4 orang nilainya sama termasuk saya. Jadi melihat poin nilai di babak semi final untuk mengurut juaranya. Tapi Alhamdulillah bisa masuk di 4 besar melawan peraih medali PON," kata Ismail Ramadhani kepada BPost online, Senin (17/10/16).

Sementara di kategori boulder, dia harus kalah jauh. Karena kesalahan melakukan percobaan beberapa kali. Akibatnya, dia harus tersingkir dibabak semi final di urutan ke 12.

"Kalau di boulder ada kesalahan. Pada jalur 4 saya melakukan percobaan sampai tiga kali baru top. Seandainya onsight pasti masuk final. Jalurnya tidak sulit tapi karena ada kesalahan mengakibatkan saya harus mencoba selama tiga kali," katanya.

Menurut official FPTI Tanahumbu, Ahmad Yani, dengan hasil yang didapatkan cukup memuaskan.

Karena di kategori lead, Tanbu masuk 4 besar melawan perain medali PON. Sementara di boulder masih belum bisa.

"Kalah nasib saja. Seandainya Ismail Ramdhani sedikit tenang saat menghadapi jalur 4 boulder, dia bisa onsight dan masuk final. Tapi nasib baik belum berpihak. Yang jelas bersyukur dengan hasil ini," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved