Kasus Tertembaknya Polisi di Amuntai, Bakal Ditarik ke Polda

Menurut Riko alasan ditariknya kasus ini ke Polda karena yang bersangkutan anggota Polres HSU dan agar lebih 'fair' penyidikannya.

Penulis: Irfani Rahman | Editor: Elpianur Achmad
net
ilustrasi penembakan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bakal diperiksanta Brigadir Muslim anggota Polres HSU atas meletusnya senpi dan mengenai sang rekan Bripka Abang Julhadi sepertinya berujung pemeriksaan.

Bahkan kasus ini tak hanya ditangani oleh Polres HSU tapi akan ditarik ke Polda Kalsel.

Kabid Propam Polda Kalsel AKBP Riko Sunarko yang dikonfirmasi , Senin (17/10) malam mengatakan untuk kasus ini sementara ditangani oleh Polres HSU.
"Sementara ditangani Polres HSU, namun rencananya akan kita tarik ke Polda," papar Riko ketika dihubungi.

Menurut Riko alasan ditariknya kasus ini ke Polda karena yang bersangkutan anggota Polres HSU dan agar lebih 'fair' penyidikannya.

Disinggung sebab 'meletusnya' senpi tersebut, Riko mengatakan belum mereka dalami. Namun dari keterangan katanya sang anggota terjatih saat dibersihan.
"Kita belum periksa sih, tapi katanya lagi bersihin senjata ," ucap Riko

Sebelumnya Kapolda Brigjen Erwin Triwanto. Menurt Erwin, anggota ini sebarnya tidak memegang senpi karena tugasnya tak di bagian operasional.

Namun karena yang bersangkutan akan latihan menembak maka ia meminjam senjata di gudang untuk nantinya digunakan untuk latihan menembak.

"Ia tidak pegang senpi karena tugasnya bukan operasional. Karena akan latihan maka sebelum latihan ia membersihkan pistol tersebut," papar Erwin.

Saat mau dibersihkan itulah senjata itu entah bagaimana terjatuh hingga meletus dan pelurunya mengenai sang tetangga yakni Bripka Abang Julhadi .

"Tetap akan kita proses karena lalai," ucap Erwin ketika ditanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved