Berita Kabupaten Banjar
Santriwati Darul Hijrah Putri Juga Ciptakan Pengering Pakaian
Hasilnya cukup membanggakan, santriwati di ponpes itu berhasil membuat banyak karya ilmiah yang tentunya sangat bermanfaat jika dikembangkan
Penulis: Hari Widodo | Editor: Didik Triomarsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Program ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja yang dikembangkan di Ponpes Darul Hijrah Putri Desa Cindai Alus Martapura Kota, Kabupaten Banjar mendorong santriwati di ponpes itu untuk mengembangkan inovasi dibidang iptek.
Hasilnya cukup membanggakan, santriwati di ponpes itu berhasil membuat banyak karya ilmiah yang tentunya sangat bermanfaat jika dikembangkan di masyarakat.
Guru Pembimbing Karya Ilmiah Remaja (KIR) Ponpes Darul Hijrah, M Bakarudin Talisafalas menjelaskan, melalui program KIR iniantriwati di Ponpes Darul Hijrah bisa mengasah kemampuan mereka untuk membuat karya tulis ilmiah dan menemukan ide-ide untuk membuat peralatan yang bisa bermanfaat di masyarakat.
Selain Alarm Infus, santriwati lainnya juga telah menciptakan karya seperti ini lemari pengering pakaian yang bahannya dibuat dari elemen ricecooker bekas dan lemari bekas alumni santriwati yang sudah lulus.
"Baju yang masih basah keluar dari pengering mesin cuci dimasukkan lemari ini 1,5 jam saja sudah kering,"ujar Bakaruddin.
Ada juga, peredam suara dan getaran genset yang dibuat dari rak telur. Selain itu juga ini ada peralatan peringatan dini bencana banjir.
Bahkan ditingkat nasional santri Darul Hijrah putri juga meraih perunggu lomba penelitian siswa nasional (LPSN) yakni alat pelumas rantai otomatis yang memanfaatkan limbah berupa pompa dari printer bekas.
"Banyak sebenarnya mereka berbakat. Dengan memberikan bimbingan dan arahan anak-anak ini mampu memunculkan ide-ide yang kita tidak kira," ujar Bakaruddin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ponpes-darul-hijrah-putri_20161019_212117.jpg)