Kepala Desa Baruh Jaya Gugat Bupati Hulu Sungai Selatan ke PTUN Banjarmasin

Penggugat adalah Kepala Desa Baruh Jaya Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Abdurrahman.

Kepala Desa Baruh Jaya Gugat Bupati Hulu Sungai Selatan ke PTUN Banjarmasin
banjarmasinpost.co.id/hanani
Bupati HSS HA Fikry menyampaikanpaparan hasil pembangunan yang dilakukan selama 2015. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banjarmasin hari ini menggelar sidang gugatan terhadap Bupati Hulu Sungai Selatan, Drs H Achmad Fikry MAP dengan agenda pembacaan gugatan, Kamis (20/10).

Penggugat adalah Kepala Desa Baruh Jaya Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Abdurrahman. Adapun objek sengketa yakni Surat Keputusan Bupati Hulu Sungai Selatan Nomor 188.45/335/KUM/2016 Tentang Pengesahan Pemberhentian Kepala Desa Baruh Jaya Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, tanggal 16 Agustus 2016.

Abdurrahman sebagai Penggugat di Wakili Borneo Law Firm, M Fazri. Penggugat dituduh telah melakukan penyimpangan pengelolaan keuangan desa.

Menurut M Fazri, hal tersebut adalah tidak benar, sebagai dasar pemberhentian karena Penggugat tidak pernah di proses secara hukum dan dinyatakan sebagai terpidana berdasarkan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.

"Tergugat tidak teliti dan tidak cermat dalam prosedur penerbitan Surat Keputusan Bupati Hulu Sungai Selatan Nomor 188.45/335/KUM/2016 Tentang Pengesahan Pemberhentian Kepala Desa Baruh Jaya Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan tanggal 16 Agustus 2016 atas nama Abdurrahman," ujarnya.

Lanjut Fazri, Tergugat telah merugikan banyak pihak yang salah satunya adalah kerugian dari pihak Penggugat. Bahwa tindakan Tergugat yang menerbitkan Objek Sengketa tersebut adalah bertentangan dengan Asas-Asass Umum Pemerintahan Yang Baik (AAUPB) yaitu Asas Proporsionalitas, yaitu asas yang mengutamakan keseimbangan antara hak dan kewajiban Penyelenggara Negara.

"Sehingga dengan demikan cukup beralasan jika objek sengketa harus dibatalkan," imbuhnya. (*)

Penulis: Hasby
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved