Gubernur Sahbirin Bantah Kosongkan Posisi Strategis untuk Diisi Pejabat Pesanan

Jabatan yang masih dikosongkan pascapelantikan adalah Kepala Dispenda, Kepala Dinas Pertambangan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Dishubkominfo.

Gubernur Sahbirin Bantah Kosongkan Posisi Strategis untuk Diisi Pejabat Pesanan
banjarmasinpost.co.id/aya sugianto
Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor saat melantik pejabat baru kabinet Jilid II di lingkup Pemprov Kalsel, Jumat (21/10/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejumlah posisi kepala dinas yang strategis di Pemprov Kalsel masih dikosongkan pascapelantikan jilid II kabinet Gubernur Sahbirin Noor - Rudy Resnawan yang berlangsung Jumat (21/10/2016).

Beredar kabar posisi strategis yang masih kosong tersebut akan diisi pejabat-pejabat yang merupakan orang dekat pengusaha dan pesanan karena unsur politis dan balas budi.

Jabatan yang masih dikosongkan pascapelantikan antara lain, Kepala Dispenda, Kepala Dinas Pertambangan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Dishubkominfo.

Seperti diketahui, sejumlah pejabat yang diboyong dari Pemko Banjarmasin hingga kemarin masih belum menempati jabatan baru di Pemprov Kalsel.

Namun, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor buru membantah kabar tersebut. “Saya yang menentukannya, tidak ada pesanan. Nanti ada isu-isu yang tidak jelas lagi,” ujarnya, pascapelantikan.

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved