Pelantikan Jilid II Kabinet Sahbirin - Rudy di 'Jumat Keramat', Gustava Yandi dan Ngadimun Terpental

Dalam pelantikan ini sebanyak 273 orang pejabat eselon II, III dan IV yang diambil sumpah oleh orang nomor satu di jajaran Pemprov Kalsel ini.

Pelantikan Jilid II Kabinet Sahbirin - Rudy di 'Jumat Keramat', Gustava Yandi dan Ngadimun Terpental
banjarmasinpost.co.id/aya sugianto
Suasana pelantikan pejabat baru Kabinet Jilid II Sahbirin Noor - Rudy Resnawan di Mahligai Pancasila, Jumat (21/10/2016) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bongkar pasang kabinet Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, dan wakilnya, Rudy Resnawan, di Pemprov Kalsel kembali dilakukan, Jumat (21/10). Pada pelantikan Jilid II, tiga dari lima kepala dinas terpental menjadi staf ahli, sedangkan dua kadis liannya bergeser ke bagian lain.

Kepala Dispenda Gustava Yandi menduduki posisi baru jadi Staf Ahli Politik dan Hukum, Kadisbudparpora Mohandas Hermawan jadi Staf Ahli Bidang Pembangunan, Kadistamben Kustono Widodo jadi Staf Ahli Ekobang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ngadimun menjadi Kepala Balitbangda, Kadishubkominfo Sufian AH menjadi Kepala BPBD.

Kemarin, dilakukanlah pelantikan pejabat eselon II, III dan IV di lingkup provinsi. Disebut jilid kedua di era pemerintahan melakukan bongkar pasang, dan juga bisa"Jumat Keramat", karena sudah dua kali merotasi dilakukan di hari Jumat.

Dalam pelantikan ini sebanyak 273 orang pejabat eselon II, III dan IV yang diambil sumpah oleh orang nomor satu di jajaran Pemprov Kalsel ini. Dan pejabat yang mengikuti pelantikan ini cukup banyak, jika dibandingkan dari pelantikan jilid pertama.

Dari total 273 orang, sebanyak 18 orang di antaranya dimutasi untuk jabatan eselon II. Sedangkan sebanyak 98 orang lagi adalah pegawai yang eselon III dan untuk eselon IV paling banyak hingga mencapai 157 pegawai.

Sahbirin Noor meminta kepada ratusan pejabat yang baru dilantiknya supaya membuktikan bahwa jabatan yang telah diberikan ini mampu mereka emban dan dijalankan dengan sebaik-baiknya.

"Kata Presiden Joko Widodo, jangan bekerja di belakang meja saja. Ini harus dipahami dan diterapkan, termasuk kepada pejabat yang baru dilantik," tegasnya.

Lalu, Sahbirin juga memerintahkan kepada pejabat yang baru untuk menjalankan roda organisasi pemerintahan dengan baik.

"Paling tidak, yang pertama adalah mereka serah terima dengan baik dari pejabat sebelumnya. Kemudian, harus menyelesaikan program yang terdahulu yang belum terselesaikan," sebutnya. (lis)

Baca Lengkap di Banjarmasin Post Edisi Cetak, Sabtu (22/10/2016) Hal 17

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved