Kabar Borneo

Aksi Penolakan Pabrik Semen Ricuh, Seorang Pendemo Dibawa Polisi

Di demo tersebut juga sempat beberapa kali terjadi gesekan pertikaian mulut serta adu menantang antara aparat dan para pendemo.

Editor: Mustain Khaitami
TRIBUN KALTIM/ANJAS PRATAMA
Suasana para pendemo di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (26/10/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMARINDA - Demo penolakan dibangunnya pabrik semen di lokasi Karst Biduk-biduk Kabupaten Berau, berlangsung ricuh, Rabu (26/10/2016) di Kantor Gubernur Kaltim.

Bahkan, seorang pendemo terpaksa dibawa masuk aparat kepolisian, dianggap melakukan provokasi. Di demo tersebut juga sempat beberapa kali terjadi gesekan pertikaian mulut serta adu menantang antara aparat dan para pendemo.

Hingga saat ini, demo masih berlangsung, yang dilakukan Aliansi Masyarakat Peduli Karst.

Sekitar hampir 100 orang ikut dalam aksi penolakan tersebut.

Seperti diketahui, pabrik semen Bosowa, diwacanakan akan dibangun di Biduk-biduk, Berau dengan perkiraan lokasi seluas 5000 hektare. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved