Berita Martapura

NEWS VIDEO: Operasi Gratis Bibir Sumbing

Hilmani yang tinggal di Tambak Anyar ilir ini mengaku, tidak memiliki biaya untuk mengoperasi sendiri bibir sumbing yang diderita putrinya.

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Nur Anisa Fitria (11) bulan tengah nyenyak terbaring di ranjang Rumah Sakit Pelita Insani, Martapura. Tampak ayah dan Ibunda Anissa, Himan (27) dan Syafa'atu Uzma (20) memandang penuh kasih sayang buah hati anak pertama mereka.

Keduanya pun lega, putrinya mendapatkan kesempatan menjalani operasi bibir sumbing gratis yang berlangsung dalam rangka Peringatan HUT IDI ke 66 serta Hari Kesehatan Nasional 2016 di rumah sakit yang berlokasi di Jalan Sekumpul, Martapura itu.

Hilmani yang tinggal di Tambak Anyar ilir ini mengaku, tidak memiliki biaya untuk mengoperasi sendiri bibir sumbing yang diderita putrinya. Pekerjaanya, hanya tukang jahit yang pendapatannya tidaklah seberapa.

"Makanya kami bersyukur sekali saat bidan menginformasikan adanya operasi bibir sumbing gratis ini. Anak kami, kebetulan alhamdulillah hanya bibirnya saja yang belah tidak sampai gusi dan langit-langit sehingga cukup satu kali operasi saja,"katanya.

Perasaan lega juga diungkapkan M Yani (55) dan Salasiah (46). Warga Halinau Mantuil ini juga gembira karena putranya M Said (14) akhirnya mendapatkan kesempatan menjalani operasi gratis bibir sumbing.

Hingga duduk di bangku kelas 1 SMPN 5 Aluh-Aluh, Said masih harus menjalani kondisi cacat pada bibir, gusi dan langit-langit. Akibatnya, setiap kata yang diucapkan tidak jelas. Selama ini, walaupun sering berlangsung operasi bibir sumbing gratis namun akses informasi yang terbatas membuat Dia tidak pernah tahu ada operasi bibir sumbing.

Baru kali ini, setelah Kepala SMPN 5 Aluh-Aluh menginformasikan adanya operasi bibir sumbing ini barulah putranya mengikuti operasi ini. Cacat yang dialmi putranya ini, belah bibir, gusi hingga langit-langit.

"Cukup mengganggu putranya saat berbicara sehingga pernah saat mau masuk ke SMP putranya ragu untuk melanjutkan. Namun, saya yakinkan bibir sumbing yang dideritanya tidak masalah untuk melanjutkan pendidikan ke bangku smp,"katanya.

Kepala SMPN 5 Aluh-Aluh, H Makmur mengaku, selama ini memang sedang mengupayakan muridnya itu bisa menjalani operasi bibir sumbing secara gratis. Karena itu, Dia terus mencari informasi itu sampai Dia membaca informasi operasi bibir sumbing ini di koran Banjarmasin Post.

"Saya berlangganan Banjarmasin Post. Saya lihat informasi operasi bibir sumbing gratis ini. Lalu, saya informasikan kepada M Said untuk menyampaikan kepada ayahnya. "Alhamdulillah, hari ini Said bisa dioperasi. Saya berharap, Said dengan operasi ini bisa melanjutkan pendidikan setinggi- tingginya. Saat ini, kita mengkondisikan anak-anak dan guru untuk menjaga perasaan Said sehingga Said tidak minder. Tetapi, suatu saat perasaan itu pasti muncul. Karena itulah, Said kita upayakan untuk dioperasi.

Dr dr Dharma PTR Maluegha SpBP menjelaskan, operasi bibir sumbing ini dilaksanakan dalam rangka HUT IDI ke 66 serta Hari Kesehatan Nasional 2016. Setelah diseleksi dari warga yang mendaftar, ada sebanyak sepuluh penyandang bibir sumbing yang hari ini bisa dioperasi yakni sebanyak 7 operasi bibir dan 3 operasi langit-langit.

Sedangkan, untuk operasi gusi tidak bisa dilakukan di momen baksos ini karena perlu waktu khusus untuk operasi gusi. Dia menerangkan, operasi bibir sumbing ini terdiri tiga kriteria belah bibir sudah bisa dioperasi saat usia balita tiga bulan, belah hingga langit-langit 10 bulan hingga 1 tahun serta belah gusi 7 sampai 9 tahun.

"Untuk gusi saya tunda karena perlu persiapan khusus. Namun, lewat setelah momen ini kita tetap bekerja sama degnan rumah sakit untuk memberikan pelayanan operasi bibir sumbing gratis. Jadi, silahkan saja daftar ke rumah sakit ini. Operasi ini, kita berikan untuk warga tidak mampu," terang dr Dharma.(Banjarmasin Post/Hari Widodo/Ratino Taufik)

Penulis: Hari Widodo
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved