NEWS VIDEO

Ini Kompor Tenaga Matahari Karya Siswi SMAN 6 Banjarmasin

Salah seorang anggota tim, Asti Rahmatika mengatakan ide membuat kompor tenaga surya itu karena kian mahalnya bahan bakar dan listrik.

BANJARMASINPOS.CO.ID, BANJARMASIN - Tim Karya Ilmiah Remaja (KIR) SMAN 6 Banjarmasin berhasil masuk 25 besar dalam lomba Toyota Eco Youth 10. Mereka memunculkan penelitian soal kompor dengan tenaga matahari.

Menurut salah seorang anggota tim, Asti Rahmatika mengatakan ide membuat kompor tenaga surya itu karena kian mahalnya bahan bakar dan listrik.

Dia berharap, penelitian mereka bisa menolong warga khususnya kelas bawah. Dengan kompor ini warga bisa berhemat.

Menariknya, mayoritas bahan yang digunakan untuk membuat kompor yang dinamainya solar box cooker itu dari bahan bekas seperti kardus, kertas koran dan kaca.

Menggunakan kompor ini, bisa memasak mie, menghangatkan makanan dan lainnya. Menariknya modalnya tak sampai Rp 50 ribu.

Saat itu tim monitoring Toyota Eco Youth 10 datang ke SMAN 6 Banjarmasin. Mereka merevisi dan memberi masukan sebelum bertarung di babak final di Jakarta, Desember 2016.

Kepala SMAN 6, Kaberi mengatakan, ada 3.000 proposal dari ratusan sekolah yang ikut. Kemudian diseleksi menjadi 300. Setelah itu masuk final menjadi 25 peserta.

"Tahun lalu kami Juara III, alat penetralisir air asam. Dan hanya memakai kapur, ijuk enau, arang dan pasir. Modalnya Rp 75 ribu," katanya. Dia berharap anak didiknya kembali berprestasi. (Banjarmasin Post/Murhan)

Penulis: Murhan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved