Ekonomi dan Keuangan
Inilah Prediksi Pergerakan Surat Utang Negara Saat Ini
Merujuk situs Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) per Kamis (27/10), rata-rata harga obligasi pemerintah yang tercermin pada INDOBeX
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Harga Surat Utang Negara (SUN) di pasar sekunder pada perdagangan Kamis (27/10) terkoreksi.
Merujuk situs Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) per Kamis (27/10), rata-rata harga obligasi pemerintah yang tercermin pada INDOBeX Government Clean Price turun 0,17% dibandingkan hari sebelumnya ke level 115,76.
Analis Fixed Income MNC Securities I Made Adi Saputra menuturkan, harga obligasi negara kemarin tertekan oleh tren kenaikan imbal hasil surat utang global pada perdagangan sebelumnya. Katalis negatif juga bersumber dari meningkatnya persepsi risiko investasi di Indonesia yang terlihat pada kenaikan angka credit default swap (CDS).
Mengacu situs Consumer News and Business Channel (CNBC) per Kamis (27/10), CDS Indonesia bertenor lima tahun naik 0,6% dibandingkan hari sebelumnya ke level 151,9.
"Nilai tukar rupiah yang kembali tertekan terhadap dollar Amerika turut memengaruhi koreksi harga obligasi negara kemarin," paparnya.
Berpotensi merosot
Made meramal, harga obligasi negara di pasar sekunder pada perdagangan hari ini berpeluang melemah. Katalis negatif bersumber dari koreksi harga obligasi dunia yang mendorong kenaikan imbal hasil pada perdagangan kemarin.
Pada Kamis (27/10), imbal hasil US Treasury bertenor 10 tahun naik dari semula 1,79% menjadi 1,85%. "Bahkan sempat menyentuh 1,87%, level tertinggi sejak 31 Mei 2016," terangnya.
Imbal hasil surat utang Jerman (Bund) juga membesar dari semula 0,08% menjadi 0,16%. Begitu pula dengan imbal hasil surat utang Jepang yang ditutup naik pada level minus 0,06%. Ini sebagai respons atas pernyataan Gubernur Bank Sentral Jepang (BOJ) yang menyatakan bahwa mereka akan menambah jumlah quantitative easing yang telah dilakukan.
"Dengan mininnya sentimen dari dalam negeri, maka kami perkirakan pergerakan harga SUN pada perdagangan hari ini akan lebih dipengaruhi faktor eksternal," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pergerakan-bursa-saham_20161028_165023.jpg)