Ersis Kritik Pemuda yang Lupakan Sejarah

Pengamat politik Ersis Warmansyah Abbas, mengkritik pemuda yang mulai melupakan jejak sejarah perjuangan Kalimantan Selatan.

Ersis Kritik Pemuda yang Lupakan Sejarah
facebook
Ersis Warmansyah (dua dari kiri) bersama sejumlah tokoh Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pengamat politik Ersis Warmansyah Abbas, mengkritik pemuda yang mulai melupakan jejak sejarah perjuangan Kalimantan Selatan. Embrio ini sangat simpel untuk menandakan.

Misalkan saja, Datu kelampayan yang bermana asli Syekh M Arsyad Albanjari memang umum diketahui sebagai pelopor penulis di Banua kita dengan karyanya Sabilal Muhtadin.

"Nah sekarang saya tanya siapa yang sudah baca kitab Sabilal Muhtadin, sedikit kan. Ini lah salah satu indikator mulaimudarkan sejarah kita. Ingat pemuda juga tak boleh melupakan hal ini," kata Ersis.

‎Juga ada Brigjen Hasan Basry yang ikut memproklamirkan 17 Mei1949.

"Jika ditanya kepada anak muda sekarang, kenalnya 17 Mei itu stadion pak," kata Ersis dalam arahannya sebagai pembicara di forum diskusi Dewan Harian Daerah (DHD) 45, ‎menggelar acara forum diskusi wawasan kebangsaan di peringatan sumpah pemuda ke 88 di aula Saraba Sanggam, Kantor Gubernuran Banjarmasin, Sabtu (29/10). (*)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved