Bulutangkis

Ganda Harapan Terakhir Ini Kandas, Indonesia Tanpa Wakil di Final Perancis Terbuka

- Indonesia tidak memiliki wakil pada babak final Prancis Terbuka 2016, yang berlangsung di Stade Pierre de Coubertin, 25-30 Oktober.

Editor: Ernawati
badminton indonesia
Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi 

BANJARMASINPOST.CO,ID, PARIS - Indonesia tidak memiliki wakil pada babak final Prancis Terbuka 2016, yang berlangsung di Stade Pierre de Coubertin, 25-30 Oktober.

Hal tersebut dipastikan setelah pasangan ganda putra nasional, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, kembali harus menelan kekalahan dari Bodin Isara/Nipitphon Phuangpuapet (Thailand) 18-21, 21-17, 19-21, pada babak semifinal Prancis Terbuka setelah bertarung selama 68 menit.

Pada Denmark Terbuka pekan lalu, Angga/Ricky juga kalah dari Isara/Phuangpuapet.

Setelah kalah pada gim pertama, Angga/Ricky memperpanjang nafasdengan merebut gim kedua.

Pada gim penentuan, sebenarnya Angga/Ricky sempat unggul 16-11 dan 19-15. Namun, mereka tak mampu menambah perolehan poin.

Bodin/Nipitphon mengoleksi enam poin secara beruntun dan memastikan tiket final menjadi miliki mereka.

"Kami sudah berusaha yang terbaik, tetapi inilah hasil yang bisa kami peroleh. Dari gom pertama sampai terakhir, kami terus berusaha merebut poin. Kami sudah berusaha maksimal," kata Angga.

"Kami sering seperti ini. Sudah unggul, tetapi akhirnya berbalik. Hal ini harus menjadi evaluasi buat kami karena pada poin-poin akhir kami terlalu terburu-buru," ujar Ricky.

Dengan demikian Indonesia tak bisa mengirimkan satu wakil pun ke babak final. Angga/Ricky merupakan satu-satunya wakil Indonesia yang berlaga di babak semifinal.

"Perjuangan Angga/Ricky sudah maksimal di lapangan. Ini menjadi pembelajaran buat mereka agar ke depannya bisa tampil lebih baik. Tetap giat berlatih untuk menciptakan prestasi yang membanggakan Indonesia," kata Gita Wirjawan, Ketua Umum PP PBSI.

Sementara itu, China mengirimkan empat wakil ke babak final melalui pasangan ganda putri Chen Qingchen/Jia Yifan, tunggal putri HeBingjiao, ganda campuran Zheng Siwei/Chen Qingchen, dan tunggal putra Shi Yuqi.

Adapun Korea Selatan menjadi negara kedua terbanyak yang mengirim wakil ke partai puncak setelah menempatkan pasangan ganda putri Chang Ye-na/Lee So-ee dan tunggal putra Lee Hyun-ill.

Malaysia, Thailand, dan Denmark masing-masing memiliki wakil dari nomor tunggal putri (Zhang Beiwen), ganda putra Bodin Isara Nipitphon Phuagphuapet, dan ganda putra Mathias Boe/Charsten Mogensen. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved