Jendela Dunia

NEWS VIDEO: Momen Mengarukan! 37 Tahun Pisah, Pria Tunawisma Ini Bertemu Anaknya

Saat menjalani masa hukuman selama lima tahun itu, keluarganya kemudian memutuskan untuk pindah ke Colorado. Sejak itu pula, hubungan Taylor dengan ke

BANJARMASINPOST.CO.ID, TEXAS - Seorang pria tunawisma di Texas, akhirnya bertemu dengan anak lelakinya setelah mereka terpisah selama 37 tahun.

Momen mengharukan ini pun terekam dalam video yang ditayangkan oleh KHOU News, salah satu media setempat.

Dikutip dari Mirror.co.uk, pria bernama Rudolph Taylor yang kini berusi 60 tahun itu berpisah dengan anak lelakinya setelah dia dijebloskan dalam penjara 37 tahun lalu.

Taylor mendapat hukuman penjara itu setelah pengadilan menyatakannya bersalah dalam pembunuhan yang dia lakukan untuk membalas dendam kematian saudaranya.

Saat menjalani masa hukuman selama lima tahun itu, keluarganya kemudian memutuskan untuk pindah ke Colorado. Sejak itu pula, hubungan Taylor dengan keluarganya sama sekali putus.

Sekeluarnya dari penjara, Taylor tak tahu harus tinggal di mana. Dia pun menggelandang sebagai tunawisma dan saat ini menumpang tinggal di sebuah gubuk di Houston Utara, Texas, yang sebenarnya adalah bengkel las.

Di sana, untuk maka sehari-hari, Taylor mencari uang dengan cara berjualan souvenir.

Pertemuan itu sendiri bermula ketika Kevin, anak kedua Taylor berusaha mencari tahu siapa ayahnya.

Pencarian ini tidaklah mudah mengingat satu-satunya petunjuk yang dia miliki adalah bahwa ayahnya pernah tinggal di Houston.

Namun sekeras apapun upayanya mencari keberadaan sang ayah tidak pernah berhasil.

Hingga pada akhirnya, saat tanpa sengaja melihat sebuah tayangan televisi, dia melihat sosok yang mirip sekali dengan ayahnya sedang menjual souvenir kepada seorang polisi.

Yakin bahwa sosok di layar kaca itu adalah ayahnya, Kevin pun langsung mendatangi tempat tersebut.

Saat akhirnya bertemu, dua manusia ini tidak dapat menahan rasa harunya. Bahkan Taylor yang semasa hidupnya mengaku tidak pernah menangis, tidak dapat menahan air matanya tumpah.

"Aku tidak pernah berdiri sambil menangis seperti ini," ujar Taylor sambil memeluk putranya yang telah lama dirindukannya tersebut.
 

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Surya Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved