Jendela Dunia
Edan! Pria ini Berselfie Ria dengan Kepala Ibunya yang Dipotong
Kasus itu baru terungkap setelah polisi menyelidiki sejumlah kejanggalan dalam laporan tersebut. Bahsid akhirnya mengaku perbuatan biadabnya ke polisi
BANJARMASINPOST.CO.ID - Gila! Ya itulah kata yang tepat untuk menggambarkan tabiat Bahsid Mclean (26), warga Amerika Serikat.
Bahsid ini ditangkap polisi karena bertindak biadab. Dia membunuh ibunya, lalu tubuh ibunya itu dipotong-potong.
Tak hanya itu, kepala ibunya juga ia pakai jadi objek selfie.
Situs mynewshub.cc pada Rabu (9/11/2016) mengatakan pembunuhan itu terjadi pada 26 Februari 2013 di tempat tinggal ibunya, Tanya Byrd (52).
Usai peristiwa ini terjadi, Bahsid lalu lapor polisi. Tapi, dia berbohong. Dia mengatakan kalau ibunya menghilang.
Kasus itu baru terungkap setelah polisi menyelidiki sejumlah kejanggalan dalam laporan tersebut. Bahsid akhirnya mengaku perbuatan biadabnya ke polisi.
Dia mengatakan jasad ibunya dipotong, lalu dibuang ke empat lokasi berbeda.
Dia juga membersihkan seluruh darah di rumahnya.
Pekan lalu, dia pun dihadapkan ke pengadilan. Di sana dia mengakui semua kesalahannya, sekaligus membuat pernyataan mengejutkan ini.
"Jika kamu bisa membunuh seseorang, anda haruslah memotong tubuhnya. Jika anda tak bisa melakukannya maka anda seorang pengecut," kata Bahsid.
Walau demikian, penyebab Bahsid membunuh ibunya masih misterius.
Oleh karena itupula, pengacara Bahsid meminta hakim agar kliennya dirawat di rumah sakit jiwa saja.
Keinginan itu berbeda dengan bibi Bahsid.
Dia meminta keponakannya itu di penjara saja karena membahayakan masyarakat.
"JIka dia bisa melakukan ini ke ibunya sendiri, dia pasti tega melakukan ini ke orang lain," kata Bibi Bahsid, Cassandra Mclean.
Nah, setelah mempertimbangkan seluruh keterangan itu hakim pun mengetuk palu.
Ia memberi hukuman 25 tahun penjara keBahsid Mclean.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bahsid-mclean-selfie-dengan-potongan-kepala-ibunya_20161110_181417.jpg)