Seputar Kalimantan

Wawali Balikpapan Dituduh Komunis dan Melakukan Bisnis Ilegal, Ini Tanggapannya

Rahmad dituduh komunis dan melakukan bisnis ilegal lantaran dirinya menolak untuk menjabat sebagai pengurus Partai Golkar.

Wawali Balikpapan Dituduh Komunis dan Melakukan Bisnis Ilegal, Ini Tanggapannya
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD AFRIDHO SEPTIAN
Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Masud. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BALIKPAPAN - Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Mas'ud mengaku tak ingin menanggapi SMS bernada hujatan yang beredar di masyarakat menuduh dirinya komunis.

Rahmad menganggap SMS itu hanya sekadar hoax dan tak perlu ditanggapi serius.

Rahmad dituduh komunis dan melakukan bisnis ilegal lantaran dirinya menolak untuk menjabat sebagai pengurus Partai Golkar.

"Saya sudah komunikasi terus. Sekarang intinya kalau masalah itu saya jauh lebih fokus mengurusi warga Kota Balikpapan daripada partai. Partai kan hanya kepentingan golongan. Kalau saya sebagai wakil walikota kan tanggung jawab saya terhadap masyarakat Kota Balikpapan. Itu lebih penting," tegasnya kepada Tribun Kaltim, Kamis (10/11/2016).

Terkait SMS yang menjelek-jelekkan dirinya pun ia menolak meneruskannya ke pihak berwajib. Ia hanya mengatakan, semakin banyak difitnah orang berarti dosa-dosanya yang lalu itu semakin berkurang. (*)

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved