Permintaan Ekspor Tikar Rotan Berkurang

Di tahun 80 an, ekspor tikar rotan di Kalimantan, seperti Kalsel dan Kalteng dengan tujuan ke Jepang cukup ramai dan banjir pesanan.

Permintaan Ekspor Tikar Rotan Berkurang
banjarmasinpost.co.id/jumadi
Namun seiring dengan berjalannya waktu, permintaan tikar rotan semakin berkurang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Di tahun 80 an, ekspor tikar rotan di Kalimantan, seperti Kalsel dan Kalteng dengan tujuan ke Jepang cukup ramai dan banjir pesanan. Bahkan produsen tikar rotan sempat kewalahan memenuhi permintaan pasar. Namun seiring dengan berjalannya waktu, permintaan tikar rotan semakin berkurang.

Saat ini, jumlah ekspor atau pengiriman barang ke luar negeri berupa kerajinan tangan rotan jenis tikar, jumlahnya sudah sangat berkurang. Di mana ekspor yang dilakukan Pemkab Kapuas melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) UMKM setempat, ke wilayah Jepang telah berkurang sekitar 40 persen.

Kabid Industri Disperindagkop UMKM Kabupaten Kapuas Ferdinan Junarko yang ditemui Kamis (10/11/2016) sore mengatakan, setiap bulannya sejumlah tikar rotan hasil kerajinan manual para perajin Kapuas, langsung diekspor ke Jepang melalui Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Diakuinya memang dalam beberapa bulan terakhir, jumlah permintaan dari Jepang menurun sekitar 40 persen. Pihaknya tidak mengetahui kenapa terjadinya penurunan, namun kemungkinan karena permintaan pasar di Jepang memang turun.

Penulis: Jumadi
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved