NE Tenggelamkan dan Cekik Sepupunya Dua Kali

Kasat Reskrim Polres Kapuas AKP Wiwin mengatakan, dari hasil rekonstruksi menyebutkan, tersangka NE sengaja membunuh korbannya Ahmad Habibi.

NE Tenggelamkan dan Cekik Sepupunya Dua Kali
Banjarmasin Post Group
Salah satu adegan yang diperagakan tersangka pembunuh Habibi, NE

BANJARMASINPOST.CO.ID,  PALANGKARAYA - Penyidik Kepolisian Polres Kapuas Kalimantan Tengah terus mendalami kasus pembunuhan Ahmad Habibi (9) Pelajar sebuah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kelas 3 yang tewas setelah dicekik dan ditenggelamkan dalam parit hingga tewas di belakang sekolahnya, Jumat (11/11/2016).

Pembunuh Habibi tidak lain adalah kakak kelasnya berinisial (NE) berumur 14 tahun hingga saat ini masih diinterogasi penyidik Polsek Pulau Petak untuk mendalami jika saja ada keterlibatan pihak lain dalam kasus pembunuhan tersebut.

"Pelaku saat ini masih kami tahan, untuk mengungkap siapa tahu ada pelaku lainnya. Selain itu, kami juga akan meminta tenaga ahli psikiater untuk memeriksa kejiwaan pelaku,” ujar Kapolres Kapuas AKBP, Jukiman Situmorang saat menghadiri HUT ke-71 Brimob di Polda Kalteng, Senin (14/11/2016).

Sementara, Kasat Reskrim Polres Kapuas AKP Wiwin mengatakan, dari hasil rekonstruksi menyebutkan, tersangka NE sengaja membunuh korbannya Ahmad Habibi (9) tanpa ada rasa kasihan.

“Itu terlihat pada saat tersangka mencekik leher korban satu kali. Lalu tersangka melihat kondisi korban tampak masih bernapas dan bergerak,” katanya.

Mengetahui korbannya masih bergerak, untuk kedua kalinya tersangka mencekik leher korban lagi, hingga akhirnya kondisi korban tidak bergerak. "Selain itu dari pemeriksaan atau penyidikan anggota kami, sepertinya tersangka tidak ada rasa menyesal. Dia terlihat biasa-biasa saja," kata Wiwin.

Baca Selengkapnya di Harian Metro Banjar dan Banjarmasin Post Edisi Selasa 15 November 2016

Penulis: Jumadi
Editor: Kamardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved