Seputar Banjarmasin
Kekerasan pada Anak di Banjarmasin Meningkat
Pihaknya juga mendorong agar kepolisian bertindak tegas dan memberikan hukum yang berat bagi pelaku.
Penulis: Murhan | Editor: Mustain Khaitami
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kepala Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat, Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Banjarmasin, Madyan mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polresta soal kekerasan pada anak oleh ibu angkatnya di Sungai Andai.
Kebetulan, sekarang baru dibentuk Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (TP2TPA) Kota Banjarmasin.
"Tim ini yang menangani dan berkoordinasi langsung dengan Polresta," jelasnya.
Pihaknya juga mendorong agar kepolisian bertindak tegas dan memberikan hukum yang berat bagi pelaku.
"Ini sangat memprihatinkan," kata Madyan.
Kasus kekerasan pada anak sendiri terjadi peningkatan dari tahun ke tahun. Pada 2015 lalu sekitar 20 kejadian dan sekitar 30 kejadian pada 2016 ini.
"Ini karena mudahnya sistem informasi. Jadi mudah terungkap ke publik," katanya.
Terkait nasib sang anak, pihaknya akan mencarikan orangtua angkat. Jika tidak, setidaknya diserahkan ke panti asuhan. (*)