Berita Regional

Stok Obat Sempat Kosong, Pejabat Rumah Sakit Ini Dicopot

Pencopotan ini diduga karena adanya kekosongan obat di rumah sakit tersebut pada September dan Oktober 2016.

Stok Obat Sempat Kosong, Pejabat Rumah Sakit Ini Dicopot
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BEKASI - Kepala Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, Aulia, dicopot dari jabatannya.

Pencopotan ini diduga karena adanya kekosongan obat di rumah sakit tersebut pada September dan Oktober 2016.

"Posisinya sekarang sudah diganti dengan orang lain," kata Direktur Utama RSUD Kota Bekasi Pusporini di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Senin (21/11).

Pusporini mengatakan, posisi Aulia sekarang diisi oleh Aan yang sebelumnya bekerja sebagai apoteker di lingkungan pemerintahan.

Menurut dia, kepala instalasi farmasi yang bertanggung jawab dalam pengadaan obat.

Kepala instalasi farmasi juga harus menguasai penghitungan dengan baik tentang kebutuhan obat di rumah sakit, sehingga perencanaan terkait ketersediaan obat dalam setahun bisa berjalan baik dengan vendor.

Selain mengganti Kepala Instalasi Farmasi, Pusporini juga merombak posisi di bawahnya, yaitu kepala gudang, kepala pelayanan, dan kepala mutu.

Pusporini menyampaikan, tujuan lain dalam perombakan ini adalah mengantisipasi terulangnya keterlambatan distribusi obat dari sejumlah vendor ke rumah sakit.

Dia berharap, para pegawai yang menjabat posisi itu bisa mengemban tugas dengan baik.

"Intinya untuk penyegaran pola kerja guna menghindari adanya stok obat yang kosong," ujar Pusporini.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved