Jendela Dunia

Trump Tak Perpanjang Penyelidikan Email Hillary

Para pendukung Hillary berpendapat bahwa pernyataan direktur FBI itu sudah terlambat dan sempat berpengaruh atas kekalahan Hillary.

Trump Tak Perpanjang Penyelidikan Email Hillary
Kompas.com
Donald Trump dan Hillary Clinton. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, NEW YORK  - Kellyanne Conway, juru bicara Donald Trump mengatakan, Presiden Amerika Serikat terpilih itu takkan mengupayakan penyelidikan atas email Hillary Clinton.

Pada masa kampanye, Trump mengatakan, jika menjadi presiden maka dia akan memenjarakan saingannya, Hillary, terkait penggunaan email pribadi untuk komunikasi resmi ketika ia masih menjabat menteri luar negeri.

Namun dalam wawancara dengan stasiun TV MSNBC, Conway, mengatakan Trump 'tidak ingin meneruskan penyelidikan' atas masalah email Hillary.

Komentar ini tampaknya juga menjadi isyarat kepada anggota Partai Republik di Kongres agar mengabaikan masalah tersebut.

Sekitar sepekan lebih menjelang pemungutan suara, Direktur Biro Investigas Federal (FBI) James Comey memberi tahu Kongres bahwa FBI akan menyelidiki sejumlah email pribadi Hillary yang baru.

Meski demikian, FBI kemudian mengatakan kepada Kongres tidak ada kesimpulan baru dalam penyelidikan. Tidak ada bukti-bukti kriminal dalam pemeriksaan sejumlah email baru Hillary.

Para pendukung Hillary berpendapat bahwa pernyataan direktur FBI itu sudah terlambat dan sempat berpengaruh atas kekalahan Hillary.

Dalam wawancara dengan MSNBC, Conway juga menyebutkan Hillary masih menghadapi kenyataan bahwa mayoritas warga AS berpendapat dia tidak jujur dan atau tidak bisa dipercaya.

"Tapi jika Donald Trump bisa membantu penyembuhannya, mungkin itu sesuatu hal yang baik," jelasnya.

Dia juga memberikan petunjuk tentang perubahan retorika politik Trump setelah terpilih sebagai presiden.

"Saya kira dia berpikir tentang banyak hal yang berbeda pada saat menyiapkan diri menjadi presiden AS dan hal-hal yang terdengar seperti kampanye tidak termasuk di dalamnya." (Sumber: BBC Indonesia)

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved