Camat Kintap Gagas Program Desa Cerdas

Masturi mengaku merelakan dua ruangan di Kantor Kecamatan Kintap, digunakan untuk kegiatan kursus karena memang tak mengganggu jam kerja pelayanan.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Elpianur Achmad
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Warga Kintap mengikuti kursus bahasa Inggris dan komputer di Kantor Kecamatan Kintap. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pemerintahan Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut, setiap pagi dipenuhi kalangan remaja dan setiap sore hari, dipenuhi kalangan pelajar.  Itu karena mereka adalah peserta kursus bahasa Inggris dan kursus komputer.

Tahap awal ini, ada 100 peserta, 50 peserta kursus bahasa Inggris dan sisanya kursus komputer. Kegiatan kursus itu sudah berlangsung satu pekan ini. Kegiatan perdana dibuka Wakil Bupati Tanahlaut, Sukamta.

Camat Kintap, Masturi mengaku merelakan dua ruangan di Kantor Kecamatan Kintap, digunakan untuk kegiatan kursus karena memang tak mengganggu jam kerja pelayanan. 

Menurut Masturi, kegiatan kursus bahasa Inggris dan komputer itu akan berkelanjutan hingga terpenuhi kuota peserta sebanyak 600 orang. Tujuannya, jika sudah selesai pendidikan kursus akan disebarkan di 14 desa di wilayah Kecamatan Kintap

"Lulusan kursus bahasa Inggris dan komputer dan kantor kecamatan Kintap ini akan melatih aparatur pemerintahan desa. Biaya kegiatan kursus aparatur pemerintahan desa didanai dari APBDesa 2017 nanti," katanya.

Saat ini, Masturi mengaku kegiatan kursus di Kantor Kecamatan Kintap didapat dari bantuan dana perusahaan pertambangan batu bara dan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang ilegal.

"Kami menamai program ini, Smart Village, dengan motto, Dari Desa Membangun Bangsa.  Kami ingin di ana desa dan alokasi dana desa yang digelontorkan itu tidak hanya fisik. Tapi membangun sumber daya manusia di desa," katanya. 

Suparno, Ketua Ikatan Kerukunan Kepala Desa (IKKD) se Kecamatan Kintap, mengaku sangat mendukung sekali upaya Camat Kintap. "Makanya dalam RPJMDesa, kami sudah menganggarkan dana untuk kegiatan kursus bahasa Inggris dan komputer di desa kami, Desa Bukit Mulia pada 2017 nanti," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved