Breaking News:

NEWSVIDEO

Duh, Pedagang Mengeluh Proyek Gorong-gorong Desa Atuatu Ganggu Jalan

Proyek pemasangan box culvert di Jalan Kolonel Soepirman, Desa Atuatu, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, dikeluhkan warganya.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Ernawati

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Proyek pemasangan box culvert di Jalan Kolonel Soepirman, Desa Atuatu, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, dikeluhkan warganya.

Itu karena pembongkaran jalan milik kabupaten itu sudah dibiarkan berlubang selama satu pekan ini. Informasinya, pembongkaran jalan itu dikerjakan Rabu (16/11/2016).

Tujuannya untuk mengalirkan air, dari kawasan permukiman CIP ke kawasan permukiman di belakang SDN Atuatu yang memang datarannya menurun.

Namun, saat ini bongkaran itu tak ditimbun dan empat boks curvet yang ada tak juga dipasang. Akibatnya, jalan itu tak bisa dilintasi.

Warga terpaksa memutar melalui jalan alternatif di kompleks Citra Indah Permai (CIP).

Padahal, proyek pemasangan gorong-gorong berbentuk segiempat itu tak harus seluruh jalan. Agar roda dua bisa melintas, dikerjakan separo dulu, kemudian sisanya.

Warung Mama Ais yang biasanya berdagang ikan bakar dan sayur masak, mengaku sejak penggalian jalan untuk proyek gorong-gorong itu, pendapatannya menurun tajam.

Modalnya berdagang, satu hari Rp 750 ribu, hanya kembali Rp 250 ribu. Itu karena pelanggannya yang biasa melintas pulang kerja, harus memutar sehingga tak mampir ke warung miliknya.

"Benar saja rezeki itu ada yang mengatur. Tapi kalau jalannya terhalang seperti ini, pelanggan kami kabur. Bukan hanya saya saja. Seluruh rumah toko di jalan Soepirman terdampak," katanya, Rabu (23/11/2016). (Banjarmasin Post/Mukhtar Wahid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved