Seputar Banjarmasin

Pusat Studi Jender Temukan Pernikahan di Tamban Tak Dicatat

"Tahun lalu, mahasiswa juga dibekali tentang kesehatan reproduksi supaya bisa melahirkan anak yang sehat"

Penulis: Edi Nugroho | Editor: Didik Triomarsidi
edi nugroho
Wardah Hayati 

BANJARMASINPOST.CO.ID - PUSAT Studi Jender dan Anak IAIN Antasari dalam programnya beberapa tahun terakhir telah menerbitkan jurnal, melakukan kegiatan masyararakat di desa binaan di Desa Tamban, sosialisasi untuk mahasiswa dan diskusi untuk para dosen.

"Tahun lalu, mahasiswa juga dibekali tentang kesehatan reproduksi supaya bisa melahirkan anak yang sehat," kata Dra Hj Wardah Hayati MA, Kepala Pusat Studi Jender dan Anak IAIN Antasari, Kamis (24/11/16).

Menurut Wardah, Di desa Tamban Pusat Studi Jender dan Anak IAIN Antasari ingin membantu pencatatan pernikahan.

Di sana, pihaknya menemukan sejumlah perkawinan yang tidak tercatat.

Tim ingin membantu sampai pencatatan namun karena harus ada isbah dll. Di Desa Tamban, pusat Studi Jender dan Anak IAIN Antasari juga menekankan perlunya pencatatan untuk pernikahan.

"Banyak anak-anak yang tak mendapatkan hak mereka karena tak terdaftar dalam pencatatan pernikahan dan tidak mengurus akte kelahiran," tegas Wardah.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved