Usai Bagikan Benih Dirjen Panen Lele di Mandiangin
Acara dilanjutkan dengan Panen lele budidaya intensif sistem biofloc Balai Perikanan Budidaya Air Tawar di Mandiangan, dipanen sekitar 1 ton.
Penulis: Nia Kurniawan | Editor: Elpianur Achmad
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sosialisasi UU nomor 7 tahun 2016 tentang perlindungan nelayan , pembidaya ikan dan petambak garam Kerjasama Direktorat Jenderal Budidaya Perikanan, Wakil komisi IV DPR RI digelar di Fakultas Perikanan dan Kelautan Unlam.
Pada kesempatan itu dilakukan penyerahan paket bantuan induk, calon induk, benih ikan dan pakan mandiri,
Kepada Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unlam dan Pokdakan Kalsel dan Kalteng oleh Dirjen Perikanan Budidaya Dr Ir Slamet Soebjakto.
Turut hadir wakil ketuan Komisi IV DPR RI Dr ir Herman Khaeron, membagikan benih ikan gabus, benih ikan papuyu, induk ikan gabus, induk ikan papuyu, induk ikan kelabau.
Acara dilanjutkan dengan Panen lele budidaya intensif sistem biofloc Balai Perikanan Budidaya Air Tawar di Mandiangan, dipanen sekitar 1 ton. Juga turut hadir Direktur Pembenihan pada Dirjen Perikanan Budidaya Sarifin.
"Strategi pemberdayaan dilakukan melalui pendidikan pelatihan, penyuluhan dan pendampingan, kemitraan usaha, kemudahan akses ilmu pengetahuan dan penguatan kelembagaan," ucap Dekan FPK-ULM Pahmi Ansyari, Jumt (25/11). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/penyerahan-bantuan-dari-dirjen-perikanan-budidaya_20161125_115816.jpg)