Seputar Banjarmasin
Pisang Jaranang, Pisang Berkulit Merah yang Langka, Ternyata ada di Pasar Terapung
Mau mencari buah-buah langka hasil hutan Kalimantan Selatan? Mungkin pasar terapung bisa dijadikan alternatifnya.
Penulis: Yayu Fathilal | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mau mencari buah-buah langka hasil hutan Kalimantan Selatan? Mungkin pasar terapung bisa dijadikan alternatifnya.
Di antaranya adalah Pasar Terapung di Siring Menara Pandang, Jalan Kapten Pierre Tendean, Banjarmasin.
Pasar ini hanya ada dua kali sepekan, yaitu tiap Sabtu sore hingga Minggu pagi.
Di antara buah langka yang dijual di sini adalah pisang jaranang.
Pisang ini tumbuh di beberapa daerah di Indonesia, termasuk di Kalimantan Selatan.
Namun sayangnya, di provinsi ini, buah tersebut sangat jarang ditemui alias sudah langka sekali.
Beruntung pada Sabtu (26/11/2016) sore, BPost Online berhasil bertemu seorang pedagangnya di pasar terapung tersebut.
Pisangnya tampak gemuk dan besar.
Sesisirnya dijual Rp 16.000.
“Kalau beli separuh saja Rp 8.000. Ini buah langka, saya membawanya dari Desa Lokbaintan, di Martapura sana,” cetus seorang penjualnya.
Rasa pisang ini lezat dan dagingnya padat.Kulitnya saja yang merah, namun isinya tetap kuning seperti umumnya daging pisang.
Bedanya, rasanya sedikit manis, tak terlalu asam dan aromanya khas.
Aromanya berbeda dengan pisang-pisang lainnya, tetap tercium wangi khas pisangnya namun terasa lembut saat dicium.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pisang-jaranang_20161126_183009.jpg)