Ratusan Arwana Langka Disebar di Tahura Sultan Adam dan Waduk Riam Kanan

Harapannya indukan yang dilepasliarkan di beberapa titik perairan Tahura dapat berkembang biak secara alami demi kelestarian plasma nutfah di Kalsel.

Ratusan Arwana Langka Disebar di Tahura Sultan Adam dan Waduk Riam Kanan
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Pelapasliaran Arwana di Riam Kanan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ratusan ekor indukan Arwana Red Banjar dilepasliarkan Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPMKHP) Kelas II Banjarmasin Banjarbaru Kalsel bekerjasama dengan PT Krisnapusaka Tirta Lestari di areal konservasi Taman Hutan Raya Sultan Adam.

Indukan arwana super itu berukuran kurang lebih 80 sentimeter, bahkan harga perekornya begitu mahal rata-rata Rp 15 juta perekor.

Arwana red Banjar memang mahal, sebagai gambaran untuk harga yang berukuran 15 sentimeter saja bisa tembur Rp 2,5 juta perekor.

"Iya sudah melakukan restocking/pelepas liaran indukan arwana red banjar sebanyak 184 ekor dengan ukuran kurang lebih 80 cm. Kami sengaja silence melakukan giat restocking arwana itu untuk keamanan ikan itu. Karena dari pengalaman begitu dilepas malah diburu," ucap Kepala BKIPMKHP Kelas II Banjarmasin, Hasim,Selasa (29/11).

Dengan harapan indukan yang dilepasliarkan di beberapa titik perairan Tahura dapat berkembang biak secara alami di alam demi kelestarian plasma nutfah di Kalsel. (*)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved