Breaking News:

Metro Banjar Edisi Cetak

Ijazah Anak Puspa Selamat

Pascakebakaran, para penghuni bedakan terlihat mengais-ngais puing bangunan. Mereka mencari harta benda yang mungkin bisa diselamatkan.

Editor: Elpianur Achmad
metrobanjar.com
Cover Halaman 1 Metro Banjar 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Satu bedakan dan satu rumah di Jalan Belitung Darat, Gang Mutiara RT11 Kelurahan Kuincerucuk, Kecamatan Banjarmasin Barat, dilumat api, Selasa (29/11) sekitar pukul 10.45 Wita.

Meski si jago merah hanya meluluhlantakan dua bangunan, ada tujuh orang yang menderita kerugian karenanya. Mereka adalah Arif, Puspa, Nina/Wito, Ita dan Maya (semuanya penghuni bedakan), dan Anang Marwan (60) pemilik rumah.

Keterangan korban, Nina (26) dan Wito (36), api berasal dari kamar bedakan nomor empat yang dihuni Ita.

"Tiba-tiba saja muncul asap dari kamar bedakan itu. Kami berusaha melakukan sesuatu dan mematikan saklar di luar rumah, namun api terus membesar," kata Nina dan Wito, penghuni bedakan nomor tiga.

Pascakebakaran, para penghuni bedakan terlihat mengais-ngais puing bangunan. Mereka mencari harta benda yang mungkin bisa diselamatkan. Puspa, penghuni bedakan nomor dua misalnya, langsung menuju puing kamar yang dihuninya.

Puspa terus mencari barang miliknya, terutama ijazah sekolah anak-anaknya. Sekitar 20 menit mencari, dokumen penting itu ditemukannya ditumpukan baju-baju basah.

"Alhamdulillah masih utuh, ini surat-surat penting. Ada ijazah anak saya, dari SD sampai SMA," ujarnya.
Kasus kebakaran ini ditangani Polsekta Banjarmasin Barat. Di TKP terlihat Kapolsekta Banjarmasin Barat AKP Dese Yulianti dan Kanit Reskrim Ipda Sisworo Zulkarnain, beserta jajaran.

"Begitu mendapat informasi kebakaran, kami langsung turun ke TKP. Mengamankan jalur, pendataan dan selanjutnya olah TKP," ujar Dese.

Mengenai insiden kebakaran itu, kata Dese, pihaknya sudah memintai keterangan saksi-saksi. "Api diduga berasal dari bedakan nomor empat. Membesar dari dalam dan sempat membubuk di dalam," jelasnya.

Mengenai kerugiaan materil, belum bisa terdata dan diperkirakan. "Penyebab terjadinya kebakaran diduga karena korsleting listrik. Namun itu masih dugaan dan selanjutnya masih kami selidiki," pungkasnya. (ady)

Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved