Breaking News:

Berita Nasional

Pejabat Ingin Kunker? Baca Dulu Arahan Jokowi Terkait Kunker Ini

"Beliau mengarahkan kami terus menerus, seluruh menteri kabinet punya komitmen menciptakan pemerintahan yang bersih"

kompas.com
Kepala Kantor Staf Presiden Teten Masduki, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (2/8/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Arahan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Surat Sekretaris Kabinet Nomor B-693/Seskab/DKK/11/2016 tertanggal 29 November 2016, merupakan salah satu upaya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Staf Presiden Teten Masduki, saat dikonfirmasi, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/11/2016).

"Beliau mengarahkan kami terus menerus, seluruh menteri kabinet punya komitmen menciptakan pemerintahan yang bersih, bagian dari Nawacita," ujar Teten.

Teten mengatakan, menteri dan kepala lembaga negara harus menjadi role model bagi masyarakat.

Mereka tidak boleh memanfaatkan jabatannya atau memanfaatkan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi, keluarga atau kelompoknya sendiri.

Ia mengatakan, banyak pihak yang dirugikan jika para menteri dan kepala lembaga negara tersebut memanfaatkan jabatannya untuk mendapatkan keuntungan pribadi, keluarga atau kelompoknya.

"Banyak Pemda, kepolisian, kejaksaan itu terbebani harus memberikan oleh-oleh kepada tamu-tamu pejabat dari Jakarta," ujar Teten.

"Apalagi kita tidak pernah tahu uang oleh-oleh itu dari mana? Apakah anggaran pemerintah?" lanjut dia.

Jika demikian yang terjadi, surat arahan Presiden ini juga sekaligus untuk memberantas perilaku koruptif di birokrasi.

Berikut bunyi surat yang berisi arahan Presiden:

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved