Berita Nasional

Perlu Diingat! Pengendara di Bawah 17 Tahun Tanpa SIM Tetap Ditindak

remaja tanpa SIM tersebut tetap akan dilakukan penindakan sesuai Undang-undang yang berlaku

Perlu Diingat! Pengendara di Bawah 17 Tahun Tanpa SIM Tetap Ditindak
warta kota
Kasatlantas Jakarta Timur AKBP Sutimin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Anak-anak berusia di bawah 17 tahun mengendarai sepeda motor atau mobil, bukanlah hal baru. Di Jakarta, kerap disaksikan remaja berpakaian Sekolah Menengah Pertama (SMP) berboncengan sepeda motor. Bukan hanya tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), mereka biasanya tidak mengenakan helm.

Lalu bagaimana penindakan terhadap remaja di bawah usia 17 tahun?

Kasatlantas Jakarta Timur AKBP Sutimin ketika berbincang dengan Warta Kota menjelaskan bahwa remaja tanpa SIM tersebut tetap akan dilakukan penindakan sesuai Undang-undang yang berlaku. Tetapi, adakalanya pihak kepolisian hanya memberikan teguran dengan cara memanggil orangtua anak tersebut sebagai tindakan represif.

"Kami berikan edukasi ke orangtua supaya tidak gampang mengijinkan anaknya yang masih di bawah 17 tahun membawa kendaraan," kata Sutimin, Rabu (30/11).

Selain itu, orangtua diminta membuat surat pernyataan yang berisi kesadaran terhadap pelanggaran terhadap pengendara di bawah usia 17 tahun.

"Baik anak maupun orang tua beralasan, naik sepeda motor biar nggak terlambat ke sekolah. Padahal mereka tahu berkendara tanpa SIM itu melanggar," kata Sutimin.

SIM merupakan bukti registrasi dan identifikasi dari Polri kepada seseorang yang sudah memenuhi syarat. Berdasarkan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009, pasal 81 ayat 2,3,4 dan 5, salah satu syarat pemohon SIM adalah berusia 17 tahun.

Editor: Didik Trio
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved