Regional

Kampus LP2B Gianyar Bali Dilempar Bom Molotov

“Api... api..,” teriak Firman (46) penjual lalapan di Jalan Kebo Iwa, Gianyar, Bali, Jumat (2/12/2016) pukul 24.30 Wita

Kampus LP2B Gianyar Bali Dilempar Bom Molotov
shutterstock
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, GIANYAR – “Api... api..,” teriak Firman (46) penjual lalapan di Jalan Kebo Iwa, Gianyar, Bali, Jumat (2/12/2016) pukul 24.30 Wita.

Teriakan tersebut sontak dilontarkan saat ia melihat api membumbung di lobi kampus LP2B Gianyar.

Adapun pihak kepolisian yang datang menyatakan api tersebut berasal dari lemparan bom molotov oleh orang tak dikenal.

Informasi yang dihimpun TRIBUN BALI , Sabtu (3/12/2016), kejadian ini pertama kali dilihat oleh Firman, yang berjualan lalapan sekitar 50 meter dari tempat kejadian perkara (TKP).

Ketika sedang berjualan, Jumat tengah malam, Pirman dikejutkan oleh kobaran api di depan kampus LP2B Gianyar.

Ketika ia mendekat, api yang berada di lobi kampus pariwisata tersebut malah tambah membesar.

Firman pun berteriak, “Api..api,” untuk membangunkan pemilik kampus, yang tinggal berdekatan dengan kampus.

Mendengar teriakan keras tersebut, pemilik kampus, Ni Made Sukerti pun keluar dari rumahya.

Disusul oleh para tetangga yang rumahnya berdekatan dengan kampus.

Sekitar 20 orang, pun berusaha memadamkan api menggunakan air kran.

Api berhasil dipadamkan sekitar 15 menit sejak api pertama kali dilihat.

Kapolsek Gianyar, Kompol Adnan Pandibu saat dikonfirmasi, membenarkan kejadian tersebut disebabkan oleh lemparan bom molotov.

Hal ini sesuai dengan barang bukti yang ditemukan di TKP.

Di antaranya, sebuah botol bir bintang yang berisi sumbu kain dan beraroma minyak tanah.

“Ya, benar itu akibat bom molotov," ucapnya. (*)

Editor: Ernawati
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved