Karate

Danrem 101/Antasari Cup Akan Bangkitkan Kejayaan Inkai Kalsel

Institut Karatedo Indonesia (Indkai) Kalimantan Selatan punya prestasi bagus di era tahun 1977 sampai dengan 1979.

Danrem 101/Antasari Cup Akan Bangkitkan Kejayaan Inkai Kalsel
banjarmasinpost.co.id/burhani yunus
Danrem 101/Antasari, Kolonel Kav Yanuar Adil, memberikan bantuan dana untuk mendukung suksesnya Danrem 101/Antasari Cup 2016. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Institut Karatedo Indonesia (Indkai) Kalimantan Selatan punya prestasi bagus di era tahun 1977 sampai dengan 1979.

Setiap kali kejurnas bahkan PON karateka Inkai selalu menyumbang medali untuk kontingen Kalimantan Selatan, di mana saat itu karatekanya bernama Anwar Bek, Ansarudin dan Sayoto Utomo (beregu kumite), Anang Kardiansyah yang turun di nomor kumite.

Untuk membangkitkan kembali kejayaan tersebut, Inkai Kalsel menggelar Kejuaraan Danrem 101/Ant Cup 2016.

Kejuaraan yang mengundang karate dari Kalimantan Tengah tersebut rencananya akan dilaksanakan di GOR Hasanuddin, Rabu-Kamis tanggal 28-29 Desember ini.

Ketua Umum Inkai Kalsel yang baru terpilih, Kolonel Kav Yanuar Adil, mengatakan kejuaraan pihaknya laksanakan tersebut merupakan program awal setelah pihaknya dilantik September 2016.

Komandan Korem 101/Ant Banjarmasin ini mengatakan, kejuaraan ini sekaligus dalam rangkaian Hari Juang Kartika 2016.

Diharapkannya melalui kejuaraan tersebut khusus Inkai bisa menyumbang karatekanya 50 persen untuk Kalsel di PON 2020 Papua. "Misalnya 10 karate. Lima karate dari Inkai," tegasnya.

Untuk kemeriahan kejuaraan tersebut, Danrem memerintahkan seluruh anggota agar membawa istri menyaksikan kejuaraan tersebut.

Dikatakan Danrem, hasil dari kejuataan ini akan diikutsertakan dipelatihan Inkai Prestasi di Jakarta.

Dia juga berharap wasit dan juri pada kejuaraan tersebut wajib bersikap adil dan jujur sehingga karate yang benar-benar terbaiklah keluar menjadi pemenangnya.

Ketua pelaksana Danrem 101/Antasari Cup, Letkol Arm Anang Krisna, mengatakan akan dipertandingkan 6 kategori dan 17 kelas.

Enam kategori tersebut terdiri dari usia dini, kadet, pemula, pra pemula, junior dan senior. Sedangkan untuk kelas 17 di antaranya Kata perorangan beregu putra putri, kumite putra putri dan best of the best setiap kelas dengan merebutkan sebanyak 268 medali. (*)

Penulis: Burhani Yunus
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved