Piala AFF 2016

Timnas Harus Ciptakan Sejarah!

"Semoga tahun ini timnas Indonesia bisa menjadi juara dan yang paling penting, bisa mengobati setelah kemarin kita ada kisruh"

Editor: Didik Triomarsidi
juara.net
Gelandang Persib Bandung, Tony Sucipto, saat tampil melawan Persija Jakarta dalam laga lanjutan Torabika Soccer Championship di Stadion Gede Bage Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (16/7/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANDUNG - Bek sayap Persib Bandung, Tony Sucipto, menuturkan bahwa final Piala AFF 2016 haru menjadi momen bagi kebangkitan sepak bola Indonesia setelah mendapat sanksi FIFA.

Tim Nasional Indonesia pada partai final Piala AFF 2016 ini akan bertemu dengan Thailand. Leg pertama akan berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (14/12/2016).

"Semoga tahun ini timnas Indonesia bisa menjadi juara dan yang paling penting, bisa mengobati setelah kemarin kita ada kisruh dan agar ke depannya bisa lebih baik," kata Tony kepada JUARA.net.

Pemain asal Surabaya ini sempat merasakan menjadi bagian skuat Piala AFF 2010. Saat itu Indonesia pada leg pertama unggul 2-1 atas Malaysia dan takluk 3-0 pada leg kedua di Malaysia.

Menurutnya, final kali ini tidak jauh berbeda dengan final enam tahun lalu. Pasalnya, atmosfer masyarakat yang ingin memberikan dukungan secara langsung sama besarnya.

Apalagi, ini menjadi final kelima Merah Putih di Piala AFF tanpa kita pernah menjadi juara.

"Kalau atmosfer untuk saat ini, kembali seperti tahun 2010. Jadi, dari segi kapasitas mungkin dulu Senayan sekitar 80 atau 100 ribu itu masih kurang, mungkin sekarang juga sama atmosfernya sudah kembali lagi," ucapnya.

Menurut Tony, mental bermain skuat Garuda harus lebih siap saat menghadapi Thailand karena dari segi kualitas, Indonesia tidak jauh berbeda dengan tim Negeri Gajah Putih.

Hal itu terlihat dari fase grup. Walau kalah 2-4, namun Boaz Solossa cs bisa memberikan perlawanan.

Pemain yang menggunakan nomor punggung 6 ini optimistis pada leg pertama Garuda bisa mengatasi permainan Thailand dan mengamankan poin penuh.

"Kalau melawan Thailand tentunya mental bermain, kalau dari segi teknik dan semangat kita nggak ada masalah. Kita sering ketemu Thailand, sudah beberapa kali," jelasnya.

"Jadi ini harus dimanfaatkan untuk menciptakan sejarah, karena jadi pertama juara dan untuk kebangkitan sepak bola nasinoal," tegas Tony.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved