Seputar Kalteng
Bocah yang Hilang Empat Hari dan Ditemukan Tewas di Parit Ternyata Dibunuh
hasil otopsi yang dilakukan ahli forensik dari Palangkaraya menemukan, ada luka pukulan benda tumpul di bagian belakang kepala korban.
Penulis: Fathurahman | Editor: Mustain Khaitami
BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Upaya pengungkapan kasus tewasnya bocah sepuluh tahun bernama Gabriella Fortuna Chriesteas (Geby) warga yang tinggal di Gang Takam RT 30 RW III Kelurahan Buntok Kota Kabupaten Barito Selatan mulai terkuak.
Siswi kelas V SD di Buntok Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, yang empat hari sebelumnya dinyatakan hilang dan, Selasa (13/12/2016) ditemukan tewas mengenaskan di parit 30 meter dari rumahnya ini, dipastikan korban pembunuhan.
Kapolres Barito Selatan ( Barsel) AKBP Yussak Angga, Rabu (14/13/2016) memastika korban tewas akibat dibunuh.
"Saya tegaskan korban tewas karena pembunuhan," ujarnya.
Diungkapkan dia, hasil otopsi yang dilakukan ahli forensik dari Palangkaraya menemukan, ada luka pukulan benda tumpul di bagian belakang kepala korban.
"Bukan hanya itu, korban diduga tewas akibat diinjak di bagian dada tulang rusuk bagian kanan dan kiri patah dan menusuk paru-paru akibat diinjak." timpal dia.
Meski begitu Kapolres menegaskan, tidak ada indikasi pemerkosaan maupun pencabulan terhadap korban, karena tidak ada kerusakan pada bagian kemaluan korban.
"Kami sudah memeriksa sebanyak empat belas saksi terkait kejadian tersebut dan sudah mendapatkan kejelasan terkait penyebab tewasnya korban dari dokter forensik."ujarnya lagi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bocah-buntok-dibunuh_20161214_104446.jpg)