Pasutri Ditangkap Terkait Bom Panci
Pasutri itu diamankan karena diduga berperan menawarkan jihad kepada terduga teroris di Bintara Bekasi, Dian Yulia Novi (DYN).
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Densus 88 Mabes Polri dibantu Polres Tasikmalaya, Kamis (15/12) pukul 04.30 WIB menangkap pasangan suami istri (pasutri) di Tasikmalaya, Jawa Barat.
Penangkapan dilakukan di sebuah rumah kontrakan, Jalan Padasuka, Babakan Jawa, RT 03 RW 10 Kelurahan Sukamaju Kaler Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul membenarkan adanya penangkapan terduga teror perempuan berinisial TS alias UA. "TS alias UA sehari-hari adalah ibu rumah tangga, saat ini TS dan suaminya HG dibawa ke Polres Tasikmalaya untuk diperiksa," katanya.
Pasutri itu diamankan karena diduga berperan menawarkan jihad kepada terduga teroris di Bintara Bekasi, Dian Yulia Novi (DYN). Selain menawarkan mereka juga memberikan motivasi serta mempertemukan DYN dengan terduga teroris Nur Solihin yang ditangkap di bawah Flyover Kalimalang.
Selain penangkapan di Tasikmalaya, Densus 88 juga menangkap tiga warga Solo, Jawa Tengah. Kabag Mitra Biro Penerangan Masyarakat, Divisi Humas Polri, Kombes Awi Setiyono membenarkan adanya penangkapan tersebut.
"Rabu 14 Desember 2016 kemarin, pukul 14.00 WIB, 15.20 WIB dan 15.30 WIB dilakukan penangkapan tiga orang terkait teror di Candi Resto, Solo Baru," ujar Awi.
Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menuturkan, terduga pelaku yang ditangkap pertama yakni Imam Safei (IS), yang terlibat teror di minimarket alfamart pada 5 November 2016 dan di Candi Resto Solo Baru pada 3 Desember 2016.
"Kemudian penangkapan pada Sumarno, wiraswasta dan Sumarto, warga Karanganyar yang juga terlibat melakukan teror di Candi Resto Solo Baru," tambah Awi.
Untuk diketahui, peristiwa teror yang dimaksud yakni penemuan botol berisi cairan di taman Candi Resto, Solo Baru, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Sabtu (3/12) yang menggegerkan karyawan serta penjaga tempat tersebut.
Peristiwa ini diketahui pukul 06.00 WIB, saat penjaga restoran bernama Supomo curiga atas kerusakan pintu bagian depan Candi Resto. Setelah diperiksa ditemukan botol berisi cairan warna biru.
Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak, Jumat (16/12/2016)