Tarian Waris Sumangat Dipuji Warga Bandung
Properti yang digunakan dalam tarian kreasi Dini Maulidya Sanderta alias Dea ini, sebelumnya menggunakan tongkat satu meter diganti kuda gipang.
Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Elpianur Achmad
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Penampilan penari dari Sanggar Nuansa Banjarmasin, Saliyana, Nadia Olfah, Ressa Soraya, Sella Rahmi, Septa Dersi, Annisa Rusida, Rezka dan Ais saat membawakan Tarian Waris Sumangat mendapat pujian penonton di Ballroom Hotel Aryaduta Bandung, Jawa Barat, Rabu (14/12/2016) malam tadi.
Ditambah alunan musik dimainkan Rafi, Fitra, Aldi, Ajay, Rasyid dan Azimi seirama dengan gerakan Kuda Gipang, sehingga usai aksi Sella dan kawan-kawan mendapat aplaus penonton yang memenuhi gedung tersebut.
Menurut salah satu pemain musik Sanggar Nuansa, M Mahfudz Sya'bani SSn, "Penampilan dari Kota Banjarmasin untuk tarian "Waris Sumangat" itu "oleh-oleh yang menarik," kata pembawa acara dikutif Sanggar Nuansa, M Mahfudz Sya'bani SSn, salah satu pemain musik Sanggar Seni Nuansa, , Kamis (15/12/2016).
Tari Waris Sumangat digambarkan semangat kerjasama, semangat keikhlasan, semangat kesungguhan dalam ikut secara aktif membangun Banua dan melestarikan seni budaya seperti yang dicontohkan dan diwariskan oleh pendahulu-pendahulu sebelumnya.
Properti yang digunakan dalam tarian kreasi Dini Maulidya Sanderta alias Dea ini, sebelumnya menggunakan tongkat satu meter diganti kuda gipang.
Acaranya sendiri, lanjut dia, bertajuk Anugerah Pesona Pariwisata Kota Bandung, kaya pemilihan hotel-hotel dan rumah makan terbaik dan dihadiri Wakil Wali Kota Bandung serta pejabat teras lainnya.
Begitu juga Kepala Dinas Pariwisata seni dan kebudayaan kota Banjarmasin, Lily Dwiyanti cukup puas atas penampilan juara pertama di Lomba Tari Karya Daerah se Kota Banjarmasin. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/penari-kalsel_20161215_191231.jpg)