Seputar Kalimantan

Plang Peringatan Sampai Menghitam, Longsoran di Jalan Poros Kaltim-Kaltara Tak Kunjung Diperbaiki

Beberapa plang peringatan baik dari Kepolisian dan Dinas terkait masih terpasang beberapa puluh meter sebelum dan sesudah titik longsor.

Plang Peringatan Sampai Menghitam, Longsoran di Jalan Poros Kaltim-Kaltara Tak Kunjung Diperbaiki
TRIBUN KALTIM/DOAN PARDEDE
Mobil ambulans melintas tak jauh dari titik longsor baru terdapat di seputaran jalan poros Kaltim-Kaltara tepatnya di Kilometer 18 arah Tanjung Selor, Kamis (15/12/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG SELOR - Sudah lebih sebulan, titik longsor baru di seputaran jalan poros Kabupaten Bulungan-Kabupaten Berau Kilometer 18 arah Tanjung Selor, tak kunjung ditangani.

Pantauan Tribunkaltim.co di lokasi, Kamis (15/12/2016), kondisi masih sama seperti saat awal terjadi longsor dulu.

Padahal, titik longsor ini juga terbilang cukup parah. Dimana bagian badan jalan yang amblas sudah hampir setengahnya.

Beberapa tiang-tiang telekomunikasi yang berada di sekitar longsoran juga ikut ambruk.

Beberapa plang peringatan baik dari Kepolisian dan Dinas terkait masih terpasang beberapa puluh meter sebelum dan sesudah titik longsor.

Hanya saja, plang sudah tampak menghitam dan sebagian yang terbuat dari plastik tampak sudah robek.

Bagian jalan yang longsor sudah terlihat ditutupi terpal dan diberi pita pembatas. Terpal juga telihat sudah robek dan tak bisa menutupi seluruh longsoran dengan sempurna.

Jika tanah yang masih menempel terus diterpa hujan deras, dipastikan longsoran bakal bertambah parah.

Karena longsor sudah menghabiskan hampir setengah badan jalan, kendaraan juga harus melintas secara bergantian.

Hanya berjarak ratusan meter dari lokasi ini, sebuah titik longsor lainnya juga bernasib sama, belum diperbaiki. Hanya bedanya, karena bagian tebing di titik longsor ini sudah dipangkas dan dibangun jalan, kendaraan tetap bisa melintas dari dua arah.

Terkait masih adanya beberapa titik rawan longsor, juga diakui Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) I Kalimantan Utara Tri Bakti Mulyanto. Beberapa waktu lalu dia mengatakan bahwa untuk anggaran, menurutnya tidak ada masalah.

Jika ada titik longsor yang ternyata di luar dari yang sudah diprediksi sebelumnya, tetap akan ditangani karena sudah masuk dalam kategori bencana.

Untuk longsor di Kilometer 18, penanganan sementara memang hanya sampai pada pelebaran jalan saja. Tapi untuk desain dan anggarannya, sudah dialokasikan dari APBN tahun 2017 mendatang.

Bersamaan dengan titik ini, ada dua titik yang sudah longsor di seputaran jalan poros Tanjung Selor-Malinau juga akan mulai dikerjakan tahun 2017 mendatang.

"Ketika ada longsoran yang harus ditangani, ya harus dianggarkan," ujarnya kala itu. (*)

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved