Berita Kotabaru

Polair dan AL Terus Cari ABK Asal Jawa Barat yang Tenggelam Perairan Kotabaru

Petugas Polair dibantu anggota TNI Angkatan Laut masih melakukan pencarian terhadap anak buah kapal (ABK) Kapal Motor Tunggal Putra, Wantri Pendi, yan

Polair dan AL Terus Cari ABK Asal Jawa Barat yang Tenggelam Perairan Kotabaru
istimewa via irfani rahman/banjarmasinpost.co.id
Petugas Polair dibantu anggota TNI Angkatan Laut di lokasi tenggelamnya anak buah kapal (ABK) Kapal Motor Tunggal Putra, Wantri Pendi, Kamis (15/12/2016) pagi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Petugas Polair dibantu anggota TNI Angkatan Laut masih melakukan pencarian terhadap anak buah kapal (ABK) Kapal Motor Tunggal Putra, Wantri Pendi, yang tenggelam di perairan dekat Pulau Kerayan Kotabaru, Kamis (15/12/2016) pagi.

Dimana saat ini petugas masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi tenggelamnya ABK asal Jawa Barat ini. Beberapa personil kabarnya telah menyisir lokasi namun hingga kinia Pandi belum ditemukan.

Belum diketahui secara pasti apakah korban tenggelam atau yang lainnya. Pasalnya hingga kini tubuh korban tak ditemuka dan hanya baju korban.

Penemuan baju korban itu pun pada Kamis (15/12) sesaat setelah korban tenggelam dan dicari oleh para ABK lainnya.

Direktur Polair Polda K Kombes Gatot Wahyudi yang dikonfirmasi, Jumat (16/12) menuturkan pencarian terhadap korban masih terus dilakukan.

"Masih terus dilakukan, hingga kini belum ditemukan," katanya.

Sebelumnya, seorang anak buah kapal di Kapal Motor Tunggal Putra tenggelam bernama Wantri Pendi tenggelam di perairan dekat Pulau Kerayan Kotabaru, Kamis (15/12) pagi.

Belum diketahui penyebab pastinya tenggelamnya korban ini. Petugas Polair Markas Unit Patroli Pulau Kerayaan Kotabaru sendiri saat ini tengah melakukan pencarian terhadap korban,

Info diperoleh kejadian ini terjadi begitu cepat. Dimana tepatnya saat KM Tunggal Putra berlayar di sekitar depan Pulau Kerayaan Perairan Kotabaru.
Tiba-tiba belum diketahui secara pasti penyebabnya korban terjatuh ke air.

Melihat itu rekan-rekannya memcoba menyeamatkannya namun tak berhasil. Hanya pakaian korban saja ditemukan dan kini masih dilakukan. Kombes Gatot Wahyudi ketika dikonfirmasi Kamis (15/12)malam membenarkan kejadian tenggelamnya satu anak buah kapal tersebut.

Menurutnya dari laporan kejadian tenggelamnya diposisi 4° 04' 741" S
116° 11' 977 E tepatnya depan Pulau Kerayaan Perairan Kotabaru.adapun data sebagai berikut.

"Iya, satu pelapor mendatangi markas kita di sana atas nama Nasron warga Desa Kesisir Rejo kecamatan Bode kabupaten Pemalang Jateng," ucap Gatot.

Menurut keterangan sang pelapor korban atas nama Wantri Pendi warga Blok Singapura Rt 02/02 Kelurahan Sirnabaya Kecamatan Gunung Jari, Cirebon, Jawa Barat. (*)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved