Seputar Banjarmasin

Merasa Rugi, Pemko Banjarmasin Ubah Pungutan Pajak Sarang Burung

Sebelumnya pajak dipungut berdasarkan persentase, namun kemudian diusulkan dengan menghitung luas bangunan sarang walet.

Penulis: Murhan | Editor: Didik Triomarsidi
banjarmasinpost.co.id/rahmadhani
Seorang anggota Satpol PP Pemko Banjarmasin menyegel bangunan yang dipakai untuk usaha sarang burung walet tanpa izin, Selasa (3/6/2014) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Minimnya setoran pajak sarang burung walet di Kota Banjarmasin memunculkan wacana mengubah cara memungutnya.

Sebelumnya pajak dipungut berdasarkan persentase, namun kemudian diusulkan dengan menghitung luas bangunan sarang walet.

Kabag Hukum Setdako Banjarmasin, Lukman Fadlun mengatakan, perubahan sistem perhitungan pajak sarang walet itu masih bisa dilakukan.

Namun, pihaknya harus melihat dari daerah untuk penerapan sistem ini. Apakah ada daerah yang menerapkan sistem serupa. " Ke kementerian dalam negeri juga akan kami datangi untuk konsultasi," katanya.

Dia sendiri menilai sistem pajak itu masih bisa diterapkan. Alasannya, pajak adalah tarikan bersifat memaksa. "Inikan salah satu kiat untuk memaksa pengusaha bayar pajak," katanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved