Banjarmasin Post Edisi Cetak

Hari Ini Sidang Lanjutan, ''Pak Ahok Jangan Nangis Lagi''

Usamah meminta tim jaksa penuntut umum bekerja keras agar dapat membuktikan dan memperkuat pasal-pasal dakwaan yang telah dituduhkan kepada saudara

Editor: Mustain Khaitami
BPost
Banjarmasin Post edisi Selasa (20/12/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA – “Pak Ahok jangan emosi, jangan marah dan jangan nangis lagi, harus tegar Pak,” kata Nurul, salah seorang pendukung Ahok-Djarot, di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (19/12) kemarin.

Ahok yang akan kembali menjalani persidangan hari ini di Pengadilan Negeri Jakarta Utara dengan agenda pembacaan tanggapan jaksa atas eksepsi terdakwa Ahok dan penasihat hukumnya.

Nurul sempat membandingkan perkataan Ahok soal Surat Al Maidah 51 dengan beberapa pernyataan yang dianggap olehnya lebih menistakan agama.

Salah satunya adalah pernyataan Presiden ke-4 RI, Gus Dur, yang pernah mengatakan bahwa Al Quran, kitab suci umat Islam, porno.

Pada sidang perdana, Ahok menangis saat menceritakan riwayat hidupnya. Ahok yang lahir dari pasangan nonmuslim di Belitung Timur, kemudian diangkat menjadi anak oleh keluarga muslim asal Bugis, Makassar, Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Ketua Pengurus Pusat Persaudaraan Muslimin Indonesia (PP Parmusi), Usamah Hisyam berharap penegak hukum bekerja secara profesional, fair, transparan dan objektif dalam melakukan proses hukum atas dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Usamah meminta tim jaksa penuntut umum bekerja keras agar dapat membuktikan dan memperkuat pasal-pasal dakwaan yang telah dituduhkan kepada saudara Ahok.

“Sehingga terbukti kebenarannya dan terdakwa saudara Ahok bisa dihukum seadil-adilnya,” tandasnya.

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi Selasa (20/12/2016) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

bpost full
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved