Seputar Kalimantan

Tiga Pejabat Ketapang Ditahan karena Tersandung Korupsi

Setelah itu ketiga tersangka langsung digiring dan dimasukkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Ketapang.

Tiga Pejabat Ketapang Ditahan karena Tersandung Korupsi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SUBANDI
Kepala Dinas Kesehatan Ketapang, Heri Yulistio (menutup muka) usai diperiksa di Kantor Kejari Ketapang, Rabu (21/12/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KETAPANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ketapang melakukan penahanan terhadap tiga tersangka korupsi dengan dua kasus berbeda, Rabu (21/12/2016).

Satu di antaranya yaitu Kepala Sekolah Luar Biasa (SLBN) Ketapang, Sakrani terkait dugaan penyimpangan penggelolaan dana sekolahnya anggaran 2012 hingga 2015.

Dua tersangka lainnya yaitu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ketapang, Heri Yulistio dan Sekteratis Dinkes Ketapang, Urai Imran. Keduanya terkait dugaan penyimpangan panyaluran dana kapitasi jaminan kesehatan nasional (JKN) seluruh puskesmas se Ketapang 2014-2015.

Tiga tersangka diperiksa di kantor Kejari Ketapang pukul 10.00 WIB hingga sore. Kemudian dilanjutkan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Agoesdjam mulai pukul 15.15 hingga sekitar pukul 19.00 WIB.

Setelah itu ketiga tersangka langsung digiring dan dimasukkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Ketapang.

“Tersangka korupsi ini memang sudah bisa dilakukan penahan,” kata Kejari Ketapang, Joko Yuhono di ruang kerjanya, Rabu (21/12/2016) malam.

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved