Jadi Penyumbang Kinerja SBSN, Rektor IAIN Palangka Diundang ke Istana

Apalagi ini diberikan kepada para pemangku kepentingan keuangan syariah dalam rangka satu windu Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)/Sukuk Negara.

Jadi Penyumbang Kinerja SBSN, Rektor IAIN Palangka Diundang ke Istana
Istimewa
Rektor IAIN Palangkaraya Ibnu Elmi AS Pelu (kanan) bersama Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI Kamarudin Amin di Istana Negara, Jumat (23/12/2016).

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA – Kehormatan untuk bersilaturhami dengan Presiden Joko Widodo, diberikan kepada Ibnu Elmi AS Pelu. Itu setelah Rektor IAIN Palangkaraya tersebut diundang untuk hadir di Istana Negara, Jumat (23/12/2016).

Meski bukan satu-satunya, undangan yang disampaikan melalui Menteri Keuangan RI ini patut menjadi kebanggaan. Apalagi ini diberikan kepada para pemangku kepentingan keuangan syariah dalam rangka satu windu Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)/Sukuk Negara.

Dalam pertemuan itu, Menteri Agama RI Lukman Hakim Saefuddin dan Dirjen Pendidikan Islam Kamarudin Amin juga mendapat penghargaan sebagai pengelola SBSN untuk perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama.

“IAIN Palangkaraya merupakan salah satu lembaga penyumbang kinerja SBSN untuk Kementerian Agama. Kami salah satu dari Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) yang mendapat kucuran dana SBSN tahun 2016 dari seleksi Kementerian PPN/BAPPENAS, Kemenkeu dan Kemenag RI,” terang Ibnu Elmi, Jumat malam.

Dalam kesempatan tersebut juga mengucapkan terima kasih atas sinergisitas antara IAIN Palangkaraya dengan TP4D Kejaksaan Tinggi Provinsi Kalimantan Tengah untuk mengawal  terwujudnya asaran SBSN.

Presiden RI Joko Widodo sendiri, kata Ibnu, dalam acara tersebut menegaskan bahwa dana negara dan juga SBSN harus diwujudkan sebagai sarana menunjang kesejahteraan salah satunya adalah menunjang sarana prasarana pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kegiatan di Istana Negara tersebut juga dihadiri oleh beberapa Menteri Kabinet Kerja, pimpinan Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan, Dewan Syariah Nasional MUI, pimpinan Ormas Islam, ahli keuangan syariah, pelaku pasar keuangan syariah dan kalangan akademisi/perguruan tinggi yang memperoleh dana SBSN 2016.

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam acara tersebut menegaskan pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas peran serta Kementerian/Lembaga dan industri keuangan dalam upaya pengembangan pasar Sukuk Negara.

Penerima penghargaan diharapkan terus meningkatkan peran serta dan kinerja, serta terus bersinergi dengan Pemerintah dalam upaya pengembangan pasar Sukuk Negara guna mewujudkan pasar keuangan yang inklusif, dalam, dan likuid.  (*)

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved