Seputar Kalteng

Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi IAIN Palangka Turun ke Pasar

Dari hasil peninjauan langsung di lapangan, tidak dipungkiri masih ditemukan adanya beberapa pedagang yang timbangannya sudah tak layak tapi masih dig

Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi IAIN Palangka Turun ke Pasar
Istimewa
Dekan FEBI IAIN Palangkaraya Hj Rahmaniar menyerahkan bantuan alat timbangan kepada salah seorang pedagang Pasar Kahayan Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pendidikan terhadap pentingnya memelihara akurasi timbangan tidak hanya dapat dilakukan melalui sosialisasi secara formal. Melalui pendekatan langsung kepada pedagang,cara ini terbukti bisa berjalan efektif.

Cara inilah yang dilakukan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Palangkaraya. Bersama dinas terkait dari Pemko Palangkaraya, Jumat (23/12/2016), mereka juga melakukan sosialisasi bisnis berbasis syariah untuk mencerdaskan masyarakat.

"Fakultas Eknomi dan Bisnis IAIN Palangkaraya harus membantu masyarakat. Membantu apa saja, baik dari sisi akademik, riset termasuk membantu langsung apa yang diperlukan oleh masyarakat," ujar Dekan FEBI IAIN Palangkaraya Hj Rahmaniar.

Pasar Kahayan Palangkaraya menjadi lokasi kegiatan tersebut. Menurut Rahmaniar, pasar yang berada di Jalan Tjilik Riwut kilometer 1,5 Palangkaraya ini dijadikan sebagai terobosan awal dan tempat pertama untuk membangun sistem terkecil dari spirit ekonomi syariah untuk penataaan terhadap akurasi timbangan milik para pedagang. 

Dari hasil peninjauan langsung di lapangan, tidak dipungkiri masih ditemukan adanya beberapa pedagang yang timbangannya sudah tak layak tapi masih digunakan. Ada yang mengikatnya pakai paku atau gula sebagai pemberat.

"Oleh karena itu mereka harus kita bantu," timpal Rahmaniar.

Kepala Disperindagkop Kota Palangkaraya Syahdin Hasan yang turut mendampingi, menyatakan apreasinya terhadap kegiatan yang dilakukan FEBI IAIN Palangkaraya. Bahkan dia berharap dapat menjadi contoh perguruan tinggi lain.

Rektor IAIN Palangkaraya Ibnu Elmi AS Pelu yang dimintai komentar secara terpisah karena masih berada di Jakarta untuk menghadiri silaturahmi Sukuk Negara dengan Presiden di Istana Negara, menyatakan upaya mencerdaskan anak bangsa tidak hanya lewat kegiatan pembelajaran semata.

"Hal yang lebih penting adalah harus berbuat nyata atas kegiatan perbaikan moral pelaku ekonomi agar sesuai syariat Islam," kata dia. (*)

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved