Pesan Natal Paus Fransiskus: Natal "Tersandera" Materialisme

Paus Fransiskus mengatakan bahwa makna Natal sudah "tersandera" oleh materialisme.

Pesan Natal Paus Fransiskus: Natal
AFP/Andreas Solaro
Paus Fransiskus berdoa pada malam Natal yang menandai kelahiran Yesus Kristus, Sabtu (24/12/2016), di Basilika St Petrus di Vatikan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, VATIKAN - Paus Fransiskus mengatakan bahwa makna Natal sudah "tersandera" oleh materialisme.

Perayaan Natal, kata dia, membutuhkan lebih banyak kerendahan hati.

Paus menyebut, masih banyak rakyat dunia yang menghadapi kelaparan, terancam bahaya di jalur pengungsi, dan pemboman di sejumlah kota di Suriah, semisal di Aleppo.

Paus juga mengecam penderitaan anak-anak yang terus berlanjut.

Sepanjang tahun, Paus Fransiskus terus mendesak dunia agar memberikan rasa kasih terhadap para pengungsi.

Dia juga mengingatkan bahwa Yesus adalah seorang pengungsi.

Dilaporkan BBC, misa di Baisilika Santo Petrus, Vatikan, dalam pengamanan tingkat tinggi.

Mereka yang hadir harus melewati detektor logam, Sabtu (24/12/2016).

Pelaksanaan Misa digelar setelah sejumlah serangan teror di Eropa, baru-baru ini.

Dalam misa, Paus Fransiskus mengatakan bahwa Tuhan kerap dikesampingkan karena Hari Natal sudah "tersandera" materialisme. (*)

Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved