Kalsel Menuju 2017

Dua Sejarah Baru Tercipta oleh Tim Sepak Bola PON Kalsel

Tim yang diasuh oleh Mundari Karya ini ditopang oleh pemain-pemain muda berkualitas. Bahkan boleh dibilang cukup mentereng dari segi materi.

Editor: Yamani Ramlan
Banjarmasin Post
Banjarmasin Post Edisi 27 Desember 2016. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Setelah sekian lama menanti, akhirnya tim sepak bola Kalsel bisa kembali ambil bagian dalam perhelatan akbar Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jabar.

Ya, pasalnya seperti diketahui tim sepak bola Kalsel ikut tampil dalam ajang yang dihelat setiap empat tahunan tersebut. Tim sepak bola PON Kalsel bisa tampil di PON XIX 2016, setelah berhasil lolos dari babak kualifikasi yang dilaksanakan pada 2015 lalu.

Pada gelaran ini, tim PON Kalsel sendiri sebenarnya ditargetkan menjadi juara atau meraih medali emas. Tim yang diasuh oleh Mundari Karya ini ditopang oleh pemain-pemain muda berkualitas. Bahkan boleh dibilang cukup mentereng dari segi materi.

Pasalnya tim PON Kalsel di antaranya diperkuat oleh beberapa pemain dari tim Barito. Selain itu juga ditambah dengan dua amunisi dari tim Martapura FC.

Malah setidaknya tercatat ada dua pemain yang berlabel Timnas seperti Hansamu Yama dan juga Paulo Sitanggang.

Meskipun target untuk memboyong medali emas tersebut tak berhasil tercapai, namun warga Kalsel bisa sedikit berbangga karena tim berhasil menembus babak delapan besar.

Dan hal ini terbilang menjadi sebuah sejarah baru untuk sepak bola Kalsel, karena sebelumnya belum pernah sekalipun tim Kalsel melaju ke babak delapan besar. Dan, tentunya juga menunjukkan bahwa sebenarnya tim sepak bola Banua juga lumayan bisa bersaing di tingkat nasional.

Pada fase penyisihan Grup B, tim PON Kalsel tercatat dua kali memetik kemenangan hingga lolos ke babak delapan besar. Saat penyisihan ini, tim PON Kalsel menaklukkan PON Sumsel dengan skor 2-1 dan juga PON Sumut dengan skor 2-0. Dan takluk atas PON Sulsel dengan skor 1-2.

Kemudian di babak delapan besar, Kalsel takluk atas PON Sumsel dengan skor 1-2 dan juga PON Papua dengan skor 2-3.

Tim PON Kalsel di babak ini tercatat hanya satu kali meraih kemenangan yakni atas tim PON Jateng dengan skor 1-0. Tim pun kemudian kandas di babak ini, sehingga harus angkat koper sebelum memasuki babak berikutnya.

Sementara itu sebuah kejutan justru diberikan oleh tim sepak bola dari atlet difabel (penyandang cacat) atau Nasional Paralympic Committee (NPC) Kalsel yang bertarung dalam ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV 2016 di Jabar.

Pasalnya tim asuhan Berniy ini di luar dugaan berhasil menjadi jawara atau menyabet medali emas di cabor sepak bola Celebral Palsy (CP) 5 Side.

Dan cabor ini pertama kalinya dihadirkan dalam ajang yang juga dihelat setiap empat tahunan tersebut. Perjalanan tim NPC Kalsel di cabor ini sendiri bahkan terbilang sangatlah mulus dan bahkan sangatlah konsisten.

Pasalnya di babak penyisihan Grup A, NPC Kalsel sukses membungkam Jabar dan juga Kaltim masing-masing dengan skor telak 3-0.

Selanjutnya tim pun lolos ke babak semifinal, dan berhasil menggulung tim Jatim dengan skor lebih mencolok yakni 6-0. Mahkota juara pun didapat, setelah tim NPC Kalsel kembali bertemu dengan Jabar, dan menekuk tuan rumah dengan skor 4-2. (ran)

Penggawa Tim PON Kalsel:
Rangga Pratama, Nur Huda, M Aidil Bogel, Faisal Fahri, Tedy Berlian, Wirabuana Prayogo, Nazar Nurzaidin, Argo Wahyu Prasetyo, Moch Rafiudin, Nazarul Fahmi, M Hanif Ansori, Rendra Apriadi, Theody Alfarizi Robin, Indra Gunawan, Hansamu Yama Pranata, Agi Pratama, M Adam, Paulo Oktavianus Sitanggang, M zofir, muhamad Riyandi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved