Berita Banjarmasin

'Pak Ogah' Pengatur Lalulintas Ini Tenyata Residivis Kambuhan Kasus Pencurian

Selama 14 bulan jadi buronan atau Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencurian, langkah M Saufi (34) akhirnya terhenti dan berujung ke balik jeruji ta

'Pak Ogah' Pengatur Lalulintas Ini Tenyata Residivis Kambuhan Kasus Pencurian
banjarmasinpost.co.id/fadly setia rahman
Saufi dikawal seorang anggota Polsekta Banjarmasin Barat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Selama 14 bulan jadi buronan atau Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencurian, langkah M Saufi (34) akhirnya terhenti dan berujung ke balik jeruji tahanan.

Warga Jalan Kuin Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat, itu dibekuk oleh jajaran Polsekta Banjarmasin Barat, Senin (19/12/2016) lalu.

Saufi diciduk karena melakukan tindak pidana pencurian pada 13 Oktober 2015 silam.‎ Sejak saat itulah M Saufi jadi buronan aparat kepolisian.

Pekan lalu, aparat kepolisian mendapat informasi bahwa DPO kasus ini terlihat di sekitar kawasan tempat tinggalnya.

Diketahui dia sedang beraktivitas sebagai pengatur lalu lintas sukarela (biasa juga disebut 'Pak Ogah') saat itu.

Dari persembunyian, Saufi berani keluar karena merasa aparat kepolisian tak lagi mengejarnya.

Namun hal itu tidak seperti yang dipikirkannya, tak ada kata berhenti buat Reskrim Banjarmasin Barat untuk membekuk pelaku tindak kejahatan.

Terkait tindak pidana pencurian yang dilakukannya Oktober 2015 silam, dilakoni di Jalan Belitung Darat Gang Karya 6 RT 14 Kelurahan Kuin Cerucuk Kecamatan Banjarmasin Barat.

Pelaku masuk ke rumah korban melalui pintu dapur kemudian masuk ke dalam kamar serta mengambil dua unit handphone merk Nokia warna merah dan warna cokelat.

Pelaku ini bukan kali pertama beraksi. Namun sudah ke sekian kali dia harus berurusan dengan aparat kepolisian karena kasus yang sama (residivis kambuhan)

"Ya, ini yang ke empat kalinya masuk penjara. Khilaf saja dan semua tidak ada rencana saat melakukan pencurian," kata pelaku.

Saufi menyesali perbuatannya dan berjanji tak lagi mengulangi. Dia pun nampak bersedih lantaran niat pulang merayakan malam pergantian tahun bersama keluarga sirna lantaran ulahnya di masa silam.

Dikonfirmasi terkait penangkapan ini, Kapolsekta Banjarmasin Barat ‎AKP Indra Prihartono melalui Kanit Reskrimnya Ipda Sisworo Zulkarnain, membenarkan bahwa pihaknya telah menangkap DPO kasus pencurian tersebut.

"Saat korban dulu melapor ke kami, ada barang bukti yang kami amankan di TKP yakni dompet yang diduga milik pelaku dan ada KTP nya. Maka itu orang ini masuk DPO," kata Kanit Reskrim.

Oktober 2015 silam, pelaku diketahui kabur meninggakan rumahnya dan hidup berpindah-pindah.

"Lalu pertengahan Desember 2016 ini, kami dapat informasi pelaku atau DPO ini terlihat di kawasan tempat tinggalnya. Kami cek dan ternyata benar, seterusnya kami lakukan penangkapan," pungkasnya. (*)

Penulis: M Fadli Setia Rahman
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved