Berita Hulu Sungai Selatan
Jatah Setoran Dikurangi, Amat Merusak Pangkalan Travel
Gara-gara setoran dikurangi, Muhammad alias Amat (40) warga Desa Sungai Mandala Rt.02 / I Kecamatan Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, mengamu
Penulis: Hanani | Editor: Ernawati
BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Gara-gara setoran dikurangi, Muhammad alias Amat (40) warga Desa Sungai Mandala Rt.02 / I Kecamatan Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, mengamuk dan merusak fasilitas di pangkalan angkutan travel di pinggir jalan desa tersebut, Kamis (29/12/2016).
Kasubbag Humas Polres HSS, AKP Agus Winartono, mengungkapkan, peristiwa ituterjadi sekitar pukl 10.30 wita.
Amat pun kini diamankan diMapolsek Daha Utara.
Dari Amat, polisi menyita sebilah senjata tajam jenis herder tanpa kumpang dengan hulu (gagang) terbuat dari kayu, panjang besi kurang lebih 13 cm, lebar 2,5 cm, panjang keseluruhan 22 cm.
Sebelum tertangkap, anggota jaga di Polsek Daha Utara mendapatkan informasi ada orang mengamuk dan merusak pangkalan taksi travel.
Anggota polsek Daha Utara langsung mendatangi tempat kejadian, dan sesampai di sana tak menemukan orang yang melakukan pengrusakan tersebut.
"Kemudian anggota Polsek melakukan pencarian dan menemukan Muhammad alias Amat di Pasar Nagara,"" katannya.
Saat mau ditangkap, Amat berusaha melarikan diri kemudian dikejar dan berhasil di amankan di desa Sungai Mandala tepatnya di pinggir jalan.
"Ketika digeledah, ditemukan senjata tajam jenis herder yg diselipkan di pinggang bagian depan."
Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Daha Utara.
"Saat diperiksa tersangka mengakui merusak pangkalan travel karena jatah uang hasil di pangkalan dikurangi. Biasanya Rp 30.000 per hari ini dikasih Rp 20.000. Saat melakukan perusakan, tersangka mengaku mengoonsumsi obat zenit sebanyak dua butir," kata Agus. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/amat-diamankan-anggota-polisi-karena-mengamuk-merusak-pangkalan-travel_20161229_205323.jpg)