Breaking News:

Metro Banjar Edisi Cetak

Pinjam Mobil Lalu Digadaikan, Ahmad Dibekuk Polisi Banjarmasin Barat

Pelaku dibekuk oleh aparat Polsekta Banjarmasin Barat, Selasa (27/12) siang lalu. Kala itu, pelaku ditangkap di kediamannya

Editor: Didik Triomarsidi
dokumen
Metro Banjar Edisi cetak, Kamis (29/12/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Aksi penggelapan mobil membuat Ahmad Ahmadi alias Ahmad (40), harus berurusan dengan aparat penegak hukum. Hingga kemarin, warga Jalan Belitung Darat Gang Karya 4 Banjarmasin Barat itu masih menjalani interogasi oleh penyidik Polsekta Banjarmasin Barat, Rabu (28/12).

Pelaku dibekuk oleh aparat Polsekta Banjarmasin Barat, Selasa (27/12) siang lalu. Kala itu, pelaku ditangkap di kediamannya dan langsung dibawa ke Mapolsekta Banjarmasin Barat.

Penangkapan terhadap pelaku penggelapan ini menyusul laporan korbannya, H Masran yang merasa dirugikan. Kasus berawal dari sewa mobil milik korban yang dilakukan pelaku di kawasan Jalan Belitung Darat Gang Kaum RT 22 Kelurahan Kuin Cerucuk Banjarmasin Barat.

Ternyata mobil Avanza yang disewa pelaku tak kunjung kembali sampai batas waktu yang ditentukan. Pelaku juga tak memenuhi kewajibannya untuk membayar sewa mobil.

Korban pun diketahui datang ke rumah pelaku. Saat itu H Masran hanya berjumpa dengan istri Ahmadi. Ketika menanyakan soal pembayaran mobil, pemilik rental dikejutkan dengan apa yang terjadi.

Istri Ahmadi mengatakan bahwa mobil milik korban telah digadaikan kepada orang lain di Pontianak, Kalimantan Barat. "Setelah tahu seperti itu, makanya saya langsung laporkan kasus ini," kata korban saat mendatangi Mapolsekta Banjarmasin Barat.

Menerima laporan tersebut, jajaran Polsekta Banjarmasin Barat langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. Hingga akhirnya, pelaku bisa dibekuk tanpa perlawanan.

Kepada polisi ternyata keterangan pelaku masih berbelit-belit. Penyataan istrinya bahwa mobil digadaikan di Pontianak, sempat ditepis pelaku. "Mobil itu tidak saya gadaikan tapi ketinggalan di Pangkalanbun," kata pelaku.

Dikonfirmasi terkait penangkapan ini, Rabu (28/12), Kapolsekta Banjarmasin Barat AKP Indra Prihartono melalui Kanit Reskrimnya Ipda Sisworo Zulkarnain mengatakan untuk pelaku penggelapan yang mereka bekuk itu masih menjalani proses pemeriksaan. "Keterangannya masih berbelit-belit. Maka itu pelaku masih terus kami interogasi. Pelaku penggelapan ini kami tangkap di kawasan tempat tinggalnya," beber Kanit Reskrim.

Informasi didapat juga, posisi mobil sempat terendus ada di kawasan Binuang, Tapin. Bukan seperti pernyataan istri pelaku bahwa mobil ada di Pontianak atau keterangan pelaku yang menyebut mobil ketinggalan di Pangkalanbun. "Semua masih ada kemungkinan dan kami pun masih mendalami kasus ini serta mencari keberadaan mobil tersebut," pungkas Kanit Reskrim yang dikenal sigap di lapangan ini. (ady)

Selengkapnya baca Metro Banjar edisi Kamis (29/12/2016) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

dok
dok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved