Sekolah Pinggiran Dikhawatirkan Sulit Gunakan Komputer di UNBK
Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah dengan melakukan pendataan dalam penyediaan perangkat komputer pada sekolah yang akan melaksanakan UNBK
Penulis: Fathurahman | Editor: Kamardi
BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memastikan pelaksanaan ujian nasional tetap akan dilaksanakan dalam 2017 ini.
Namun, semua sekolah akan menerapkan ujian nasional berbasis komputer dalam pelaksanaan ujian tersebut.
Hal itu disikapi Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah dengan melakukan pendataan dalam penyediaan perangkat komputer pada sekolah yang akan melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK).
Dengan harapan, dalam pelaksanaab UNBK yang akan digelar April 2017 mendatang, semua sekolah sudah siap melaksanakannya.
Namun, muncul kekhawatiran dari pelajar dan orangtua yang selama ini sekolah di pinggiran kota yang jarang sekali menyentuh perangkat komputer. Sebab, pelajar pinggiran sekolah sangat jarang mengunakan komputer di sekolahnya.
"Anak bilang dia jarang menggunakan komputer.Saya berharap sebelum pelaksanaan UNBK anak-anak harus diberikan pelatihan dulu agar bisa menggunakannya,” ujar Syarif, warga Bantaran Sungai Kahayan Palangkaraya, Kalteng.
Kepala MTsN 1 Model Palangkaraya, H Ariffin. Dia menegaskan, sekolahnya sudah siap mengikuti UNBK, karena sudah beberapa kali dilakukan try out dan siswa ternyata bisa menggunakannya.
"Ada 80 unit komputer yang kami miliki dalam menghadapi UNBK mendatang, semua siswa dan siswi kami sudah terbiasa menggunakan komputer dalam mengikuti tes menghadapi UNBK, sehingga saya yakin saja, tidak ada masalah dalam pelaksanaan UNBK mendatang. Sekolah kami juga akan menampung siswa dari sekolah pinggiran atau swasta dalam UNBK mendatang,” katanya.
Baca Selengkapnya Banjarmasin Post Edisi Rabu, 4 Januari 2017
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ujian-nasional-berbasis-komputer_20170103_215638.jpg)