Seputar Kalimantan

Tarif Baru STNK Bikin Warga Kaget

Untuk NRKB pilihan dua angka, tidak ada huruf di belakang angka Rp 15 juta dan ada huruf di belakang angka Rp 10 juta.

Tarif Baru STNK Bikin Warga Kaget
via tribunpontianak
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PONTIANAK  - Pemerintah secara signifikan menaikkan tarif pengurusan surat kendaraan bermotor, baik sepeda motor maupun mobil.

Besaran tarifnya dituangkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB).

Peraturan ini dibuat untuk mengganti PP Nomor 50 Tahun 2010 yang juga mengatur tentang PNPB. PP Nomor 60 akan berlaku efektif pada 6 Januari 2017 mendatang. Dalam peraturan baru tersebut, selain terdapat penambahan tarif baru, ada tarif yang naiknya hingga tiga kali lipat.

Misalnya, untuk penerbitan STNK roda dua maupun roda tiga, pada peraturan lama hanya bayar Rp 50 ribu, di peraturan baru menjadi Rp 100 ribu.

Untuk kendaraan roda empat atau lebih dari Rp 75 ribu menjadi Rp 200 ribu. Kenaikan cukup besar terjadi di penerbitan BPKB baru dan ganti kepemilikan (mutasi). Roda dua dan tiga yang sebelumya dikenakan biaya Rp 80 ribu, dengan peraturan baru biayanya jadi Rp 225 ribu.

Untuk roda empat yang sebelumnya Rp 100 ribu kini dikenakan biaya Rp 375 ribu atau meningkat tiga kali lipat.

Untuk penerbitan Surat Mutasi Kendaraan Bermotor ke Luar Daerah, yang sebelumnya hanya Rp 25 ribu pun mengalami kenaikan. Untuk sepeda motor Rp 75 ribu dan mobil naik bayar Rp 225 ribu.

Penerbitan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) pun naik signifikan. Untuk kendaraan roda dua dan tiga, sebelumnya Rp Rp 80 ribu, kini wajib setor Rp 225 ribu. Untuk BPKB ganti kepemilikan dari tarif Rp 80 ribu menjadi Rp 225 ribu.

Untuk kendaraan Roda 4 atau lebih (kendaraan baru), tarif lama Rp 100 ribu, dan tarif baru dipatok Rp 375 ribu. Kenaikan seratus persen terjadi pada Penerbitan Surat Tanda Coba Kendaraan (STCK).

Untuk kendaraan roda 2 atau 3 tarif lamanya adalah Rp 25 ribu, kini menjadi Rp 50 ribu. Untuk STCK kendaraan roda 4 atau lebih tarif lama Rp 25 ribu menjadi Rp 50 ribu.

PP 60 Tahun 2016 juga mengatur pemasukan negara lainnya, yang sebelumnya dalam PP 50 Tahun 2010 belum dipungut biaya. Antara lain pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK), dan penerbitan Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor (NRKB) Pilihan (Nomor Polisi Cantik. Red).

Untuk mendapatan nopol cantik misalnya, untuk satu angka tanpa huruf di belakang angka (blank) harus bayar Rp 20 juta, dua angka ada huruf di belakang angka dipatok Rp 15 juta.

Untuk NRKB pilihan dua angka, tidak ada huruf di belakang angka Rp 15 juta dan ada huruf di belakang angka Rp 10 juta.

Kemudian untuk NRKB pilihan tiga angka, yang tidak ada huruf di belakang angka Rp 10 juta, ada huruf di belakang angka Rp 7,5 juta, tidak ada huruf di belakang angka Rp 7,5 juta, dan ada huruf di belakang angka Rp 5 Juta.

Tidak hanya itu, PP 60 Tahun 2016 juga mengatur tarif pengesahan STNK. Tarif pengesahan STNK untuk kendaraan roda sebesar Rp 25 ribu, dan tarif kendaraan roda empat Rp 50 ribu. Sebelumnya, pengesahan STNK tidak dipungut biaya.

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved